Terkini, Makassar – Tidak banyak institusi pendidikan yang perjalanannya dimulai dari sebuah kursus kecil dengan satu program sederhana, lalu tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang dikenal luas dan menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak orang. Namun perjalanan itulah yang dialami oleh Briton English Education, yang tahun ini genap berusia 30 tahun.
Perayaan 30th Anniversary Briton yang mengusung tema “Honoring the Past, Shaping the Future” menjadi momen refleksi perjalanan panjang yang dimulai sejak tahun 1996 hingga hari ini.
Tiga puluh tahun lalu, Briton berdiri dengan nama O’Brien, Oral British English, didirikan oleh Ibu Indri dan Pak Siraj.
Pada masa awal berdirinya, Briton hanya memiliki satu program, yaitu conversation for job hunting, yang ditujukan untuk membantu orang dewasa lebih percaya diri berbahasa Inggris, khususnya saat mencari pekerjaan.
Dari kursus kecil dengan program yang sangat sederhana tersebut, Briton perlahan berkembang.
- Disiplin yang Tertanam dari Lapangan, 70 Paskibraka Makassar Diganjar Uang Tunai dan Studi Wisata ke Bali
- Puncak Bila Sidrap Siap Sambut 400 Mobil Touring Kemerdekaan dan Anniversary KIDC Indonesia ke-12
- RSUP Wahidin Kirim Tim Tanggap Darurat Medis ke NTT, Bawa Dokter Spesialis dan Perawat Gawat Darurat
- BrightGas Ramaikan CFD Makassar, Hadirkan Promo Refill, Trade-In hingga Lomba Rakyat
- Meriah, TK Hj Sitti Aminah Binamu Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Siswa dan Orang Tua
Memasuki tahun 2001, Briton mencapai salah satu tonggak penting dalam sejarahnya setelah menjadi lembaga yang diakui oleh Cambridge.
Pada periode yang sama, Briton mulai membuka program untuk Young Learners dan Young Adults, yang kemudian menjadi salah satu program utama dan berkembang hingga saat ini.
Seiring waktu, Briton tidak hanya berkembang dalam jumlah program dan siswa, tetapi juga dalam jaringan kerja sama pendidikan serta kontribusinya dalam dunia pendidikan bahasa Inggris di Indonesia.
Dalam opening remarks pada perayaan 30 tahun Briton, selaku Chief Bussiness Development Briton English Education, Andi Ramlah Annisa Bisma menyampaikan bahwa Briton bukan sekadar tempat belajar bahasa Inggris, tetapi merupakan bagian dari perjalanan hidup banyak orang yang tumbuh bersama institusi tersebut.
Menurutnya, Briton dibangun bukan hanya oleh pendirinya, tetapi oleh banyak orang yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan hati mereka selama puluhan tahun, mulai dari guru, staf, mitra, siswa, hingga alumni.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
