4 Pemberi Kredit ke Garuda Setuju Restrukturisasi Kredit, Erick Thohir: Masih Ada 35 yang Dibujuk

Terkini.id, Jakarta – Meskipun empat pemberi pinjaman (lessor) ke Maskapai Garuda Setuju Restrukturisasi Kredit, namun Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan masih ada 35 lessor lain yang harus dibujuk.

Erick Thohir mengungkapkan sebanyak empat lessor (pemberi pinjaman) yang menyewakan pesawat kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sudah menyetujui proposal perdamaian terkait restrukturisasi utang.

“Berita bagusnya, empat lessor yang menyetujui (restrukturisasi) ini adalah para lessor besar,” ungkap Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa dikutip dari antara.

Baca Juga: Raffi Ahmad Terbang ke Italia Buat Akuisisi Klub Bola, The...

Erick Thohir mengungkapkan Garuda Indonesia telah menyampaikan proposal perdamaian kepada seluruh lessor pada November 2021.

Kata dia, empat lessor memberikan persetujuan atau dukungan terhadap upaya restrukturisasi, sementara mayoritas 35 lessor sedang pada tahap negosiasi.

Baca Juga: Anies Tak Publikasi Momen Bertemu Menteri Singapura, Takut Kehilangan Pendukung...

Menurut Erick Thohir, Garuda Indonesia harus mendapatkan tiga tambahan dukungan dari lessor besar agar persentase mayoritas lessor menyetujui restrukturisasi.Yang sisa banyak itu kecil-kecil lessor-nya. Inilah kenapa kita terus fokus pada negosiasi para lessor ini,” ujar Menteri BUMN.

Ia mengatakan sebanyak tujuh lessor terbesar Garuda Indonesia juga telah membentuk Komite Ad Hoc, yang harapannya komite tersebut dapat mengarahkan lessor lainnya untuk menyepakati usulan restrukturisasi.

Saat ini Garuda sudah mendapatkan masukan dari para kreditur dan sedang dalam proses negosiasi atas proposal perdamaian yang telah disampaikan.

Baca Juga: Anies Tak Publikasi Momen Bertemu Menteri Singapura, Takut Kehilangan Pendukung...

Adapun selama 60 hari ke depan akan dijalankan proses verifikasi tagihan. Proses tersebut ditargetkan selesai paling lambat tanggal 21 Maret 2022.

“Kita masih punya waktu diundur sampai 60 hari. Ini yang kita lagi dorong supaya mayoritas mendukung restrukturisasi,” pungkas Erick Thohir.

Bagikan