Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penambahan jumlah kasus sembuh per Jumat 24 April 2020 tembus angka 1002 orang setelah ada penambahan sebanyak 42 orang.
Sedangkan kasus meninggal menjadi 689 setelah ada penambahan sebanyak 42 orang.
Adapun Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 327, disusul Jawa Timur sebanyak 128, Jawa Barat 90, Sulawesi Selatan 81, Jawa Tengah 58, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.002 pasien.
Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.
“Kalau kita perhatikan pasien sembuh, Provinsi DKI Jakarta 327 orang, Jawa Timur sebanyak 128 orang, Jawa Barat 90 orang, Sulawesi Selatan 81 orang, Jawa Tengah 58 orang dan dari semua provinsi totalnya adalah 1.002 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto.
- Jubir Jelaskan Alasan Pemakaman Mertua Sandiaga Uno Berlangsung Tertutup
- Dilaporkan ke KPK Soal Bisnis PCR, Jubir: Pak Luhut Tidak Khawatir
- Posisi Jubir Presiden Sedang Lowong, Saling Dorong pun Terjadi antara Fahri Hamzah dan Febri Diansyah
- Ada-Tidaknya Jubir Presiden, PDIP: Paham Akan Suasana Kebatinan Jokowi
- Tujuh Provinsi Ini Nihil Penambahan Kasus Positif Corona Per 26 Juni
Menurutnya, dari total kasus sembuh dan meninggal tersebut, ada pula penambahan untuk kasus positif sebanyak 436 orang hingga total menjadi 8.211.
Data yang dicatat tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 64.054 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 45 laboratorium.
“Sebanyak 50.563 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 8.211 positif dan 42.352 negatif,” jelas Yuri.
Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) kata Yuri menjadi 197.951 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 18.301 orang.
“Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 273 kabupaten/kota di Tanah Air,” bebernya.
Selanjutnya Gugus Tugas merincikan data positif COVID-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh delapan kasus, Bali 177 kasus, Banten 359 kasus, Bangka Belitung sembilan kasus, Bengkulu delapan kasus, Yogyakarta 77 kasus, DKI Jakarta 3.599 kasus.
Sementara di Jambi 18 kasus, Jawa Barat 862 kasus, Jawa Tengah 575 kasus, Jawa Timur 690 kasus, Kalimantan Barat 50 kasus, Kalimantan Timur 85 kasus, Kalimantan Tengah 94 kasus, Kalimantan Selatan 132 kasus, dan Kalimantan Utara 77 kasus.
Kemudian di Kepulauan Riau 83 kasus, Nusa Tenggara Barat 153 kasus, Sumatera Selatan 106 kasus, Sumatera Barat 96 kasus, Sulawesi Utara 36 kasus, Sumatera Utara 96 kasus, dan Sulawesi Tenggara 41 kasus.
Adapun di Sulawesi Selatan 420 kasus, Sulawesi Tengah 32 kasus, Lampung 38 kasus, Riau 36 kasus, Maluku Utara 14 kasus, Maluku 17 kasus, Papua Barat 15 kasus, Papua 136 kasus, Sulawesi Barat 33 kasus, Nusa Tenggara Timur satu kasus, Gorontalo 12 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 26 kasus.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
