Terkini, Jeneponto – Bupati Jeneponto H. Paris Yasir melaksanakan kunjungan kerja ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026, kunjungan itu sebagai upaya mengantisipasi potensi kekeringan berkepanjangan di Kabupaten Jeneponto.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Jeneponto dengan pemerintah pusat dalam rangka penanganan bencana kekeringan yang hampir setiap tahun melanda wilayah Jeneponto.
Bupati H. Paris Yasir mengatakan, Kabupaten Jeneponto merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana kekeringan. Saat musim kemarau tiba, sejumlah kecamatan berpotensi mengalami krisis air bersih yang berdampak pada kehidupan masyarakat dan sektor pertanian.
“Pemerintah Kabupaten Jeneponto hadir langsung ke BNPB Pusat sebagai bentuk keseriusan kami dalam mengantisipasi kekeringan. Ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih,” kata H Paris Yasir.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paris Yasir memaparkan kondisi geografis dan klimatologis Jeneponto serta peta sebaran wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan parah. Ia juga menyampaikan kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya terkait sarana dan prasarana penyediaan air bersih.
- Romantisnya Wabup Gowa Darmawangsyah Muin dan Istri di Momen Ulang Tahun
- Baby Udon Tayang 3 September, Angkat Kisah Cinta Fanny dan Hajime yang Menguras Emosi
- Sold Out dalam 5 Bulan, The Nusa Premier Perkuat Kiprah Nusapro Land di Industri Properti Syariah
- Program PKM Kalla Institute-Politeknik Indonesia Perkuat Daya Saing Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
- Pegadaian Tanam 1.000 Mangrove di Untia Makassar, Wujudkan Investasi untuk Bumi dan Masa Depan
Adapun dukungan yang diharapkan dari BNPB Pusat meliputi bantuan tandon air, mobil tangki air, pompa air, serta dukungan operasional distribusi air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan.
Menurut Paris Yasir, langkah antisipatif jauh lebih penting dilakukan sebelum bencana kekeringan meluas. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin penanganan bersifat reaktif, melainkan harus proaktif dan terencana dengan dukungan pemerintah pusat.
“Langkah ini merupakan ikhtiar kami. Semoga ikhtiar ini dapat memberikan manfaat nyata dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat Jeneponto tetap terpenuhi, terutama di wilayah yang selama ini menjadi langganan kekeringan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan BNPB merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam membangun ketahanan terhadap bencana. Selain fokus pada penanganan darurat, pihaknya juga mendorong upaya mitigasi jangka panjang melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Sementara itu, pihak BNPB Pusat menyambut baik kunjungan Bupati Jeneponto dan menyatakan akan menindaklanjuti usulan yang disampaikan sesuai dengan prosedur dan mekanisme penanganan bencana.
Dengan terjalinnya koordinasi yang kuat ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap dukungan penanganan kekeringan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
