Terkini, Makassar — Kesibukan dan mobilitas tinggi karyawan di perkotaan kerap menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keselamatan di jalan.
Melihat hal tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi safety riding bagi 30 karyawan Prodia Makassar, yang berlangsung di Auditorium Prodia Makassar pada Rabu, 11 Februari 2025.
Kegiatan ini dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel. Dalam sesi edukasi tersebut, Wanny mengangkat tema besar mengenai pentingnya fokus saat berkendara, terutama bagi pekerja dengan aktivitas padat yang kerap berpindah tempat dalam kesehariannya.
Menurut Wanny, sebagian besar kecelakaan lalu lintas dipicu oleh faktor manusia.
Ia menjelaskan sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sepele namun berpotensi fatal, seperti bermain handphone saat berkendara, tidak memperhatikan kondisi sekitar, hingga lupa atau enggan menggunakan lampu sein saat akan berbelok atau berpindah jalur.
- PT Vale Terus Perkuat Tata Kelola ESG, Skor Risiko Keberlanjutan Turun Hampir 20 Persen pada 2025
- Wali Kota Munafri: Makassar Half Marathon 2026 Hidupkan Pariwisata dan UMKM, Effect bagi PAD Kota
- PT Nindya Karya Sampaikan Duka Mendalam Atas Musibah di Proyek Sekolah Rakyat Takalar
- Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Kompak Hadiri Sannipata Waisak 2570 BE/2026
- LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Siap Gelar Pelantikan dan Raker, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Umat
Selain itu, kondisi tubuh yang tidak prima juga menjadi faktor risiko yang kerap diabaikan.

“Banyak kecelakaan bukan terjadi karena kendaraan rusak, tetapi karena pengendaranya kehilangan fokus. Menggunakan handphone beberapa detik saja bisa membuat kita lengah. Begitu juga ketika badan sedang lelah atau tidak fit, respons kita di jalan akan melambat. Di sinilah pentingnya kesadaran penuh saat berkendara,” ujar Wanny.
Ia juga menegaskan bahwa berkendara bukan sekadar aktivitas berpindah tempat, melainkan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Kesadaran untuk selalu waspada, membaca situasi lalu lintas, serta memberi isyarat yang jelas melalui lampu sein menjadi bagian dari etika berkendara yang harus dibangun secara konsisten.
Selama sesi berlangsung, para peserta terlihat aktif menyimak dan berdiskusi, khususnya ketika membahas pengalaman pribadi di jalan raya.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap kesadaran keselamatan berkendara dapat tumbuh tidak hanya di kalangan komunitas atau pelajar, tetapi juga di lingkungan profesional.
Dengan meningkatnya fokus dan disiplin saat berkendara, diharapkan risiko kecelakaan dapat ditekan, sehingga mobilitas kerja tetap berjalan aman dan produktif
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
