Terkini, Gowa – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya berkendara aman melalui kegiatan edukasi safety riding yang menyasar perangkat pemerintahan tingkat kelurahan.
Kali ini, edukasi digelar bagi jajaran Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, pada Jumat, 2 Januari 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari lurah beserta perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, para ketua RT dan RW, hingga sejumlah tokoh masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur ini diharapkan mampu memperluas dampak edukasi keselamatan berkendara hingga ke lingkungan masyarakat paling dasar.

Edukasi safety riding tersebut dipandu langsung oleh Wanny selaku Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel.
- BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Makassar Hadirkan Program Makassar Berjasa untuk 81.500 Pekerja Rentan
- PT Kalla Inti Karsa Borong Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026
- Wali Kota Makassar: Sensus Ekonomi 2026 Kompas Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar
- Great World Circus 2 On Ice Kembali Hadir di Makassar, Hadirkan Sensasi Musim Dingin dan Atraksi Kelas Dunia
- Kampanyekan #Cari_Aman, Asmo Sulsel Ajak Pengguna PCX160 Nikmati Wisata Alam Bersama Keluarga
Dalam pemaparannya, Wanny menjelaskan pentingnya membangun kebiasaan berkendara yang aman melalui penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, seperti helm berstandar, jaket, sarung tangan, serta sepatu tertutup, sebagai perlindungan dasar bagi pengendara sepeda motor.
Selain perlengkapan, Wanny juga menekankan pentingnya fokus saat berkendara. Menurutnya, kurangnya konsentrasi kerap menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Oleh karena itu, setiap pengendara diharapkan memastikan kondisi fisik dan mental dalam keadaan baik sebelum berkendara, agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Aspek kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga menjadi salah satu poin penting dalam edukasi ini.
Wanny mengingatkan bahwa rambu dan peraturan lalu lintas bukan sekadar formalitas, melainkan dirancang untuk menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan. Dengan mematuhi aturan, risiko kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.
“Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama. Dimulai dari hal sederhana seperti memakai perlengkapan yang benar, fokus saat berkendara, dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Jika itu konsisten dilakukan, kita sudah ikut melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujar Wanny.
Kegiatan edukasi ini berlangsung interaktif dan mendapatkan respons positif dari para peserta. Sejumlah pertanyaan dan diskusi seputar keselamatan berkendara muncul selama sesi berlangsung, menunjukkan tingginya antusiasme serta kepedulian peserta terhadap isu keselamatan di jalan raya.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap para perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat dapat menjadi contoh serta agen perubahan dalam menyebarkan pesan keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing, sejalan dengan kampanye #Cari_Aman yang terus digaungkan Honda di seluruh lapisan masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
