Terkini, Makassar – Sebelum bisa mengendarai sepeda motor, tentunya Anda juga harus memahami soal keamanan berkendara atau safety riding.
Hal ini perlus sebab edukasi safety riding sangat penting untuk diberikan pada anak muda di tingkat pelajar.
Untuk itu, Astra Motor Sulawesi Selatan selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon rutin memberikan edukasi keselamatan berkendara untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Salah satunya yang dilakukan Asmo Sulsel dengan menggelar edukasi safety riding bagi siswa-1siswi SMK Telkom Makassar pada Jumat 16 Agustus 2024 lalu.
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh siswa – siswi SMK Telkom sebanyak 100 pelajar mulai dari kelas 10, 11, dan 12.
- PT Vale Terus Perkuat Tata Kelola ESG, Skor Risiko Keberlanjutan Turun Hampir 20 Persen pada 2025
- Wali Kota Munafri: Makassar Half Marathon 2026 Hidupkan Pariwisata dan UMKM, Effect bagi PAD Kota
- PT Nindya Karya Sampaikan Duka Mendalam Atas Musibah di Proyek Sekolah Rakyat Takalar
- Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Kompak Hadiri Sannipata Waisak 2570 BE/2026
- LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Siap Gelar Pelantikan dan Raker, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Umat
Edukasi Safety Riding ini memiliki tujuan untuk memberi tips mengenai keselamatan dalam berkendara dan menurunkan angka kecelakaan terutama bagi para generasi muda.
Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel Wanny menyampaikan, para siswa siswi pasti melakukan kegiatan setiap hari seperti berangkat ke sekolah dan kembali pulang ke rumah dengan berkendara, maka penting sekali untuk mengetahui bagaimana memprioritaskan keselamatan saat berada di jalan.
“Keselamatan adalah hal yang paling penting, saat berkendara kita haru selalu mematuhi aturan dan rambu lalu lintas serta menjaga jarak aman saat berkendara,” jelas Wanny.
Hal ini menjadi salah satu bentuk komitmen Astra Motor Sulawesi Selatan untuk berkontribusi dalam memberikan edukasi dan menanamkan kedisiplinan berlalu lintas kepada para generasi muda dan berbagai kalangan masyarakat.
“Dari data tahunan, korban kecelakaan di Indonesia sebanyak 53 persennya masih berusia produktif 15 – 39 tahun.Penyebab kecelakaan 90 persen adalah faktor dari manusia seperti tidak melanggar lalu lintas, gagal menjaga jarak aman, mengebut, dan ceroboh saat berbelok atau mendahului kendaraan lain,” urai Wanny.
Tidak hanya itu, beberapa games dan kuis tentang materi yang telah disampaikan juga menambah keseruan.
Banyak siswa siswi juga interaktif dalam mengajukan dan menjawab pertanyaan mengenai keamanan saat berkendara juga mendapatkan beragam hadiah.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan semua generasi muda dapat lebih meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai keselamatan dalam berkendara dan dapat menyalurkan pengetahuan mereka kepada generasi selanjutnya dan masyarakat sekitar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
