Terkini.id, Bulukumba – Masyarakat Indonesia diminta untuk waspada akan datangnya ancaman Covid-19 gelombang 3 dalam waktu dekat.
Bahkan sejumlah varian berkembang dan menjadi ancaman masyarakat dunia saat ini.
Belum mereda varian delta kini muncul lg varian baru Afrika yang membuat sejumlah negara melakukan antisipasi termasuk lockdown.
Protokol kesehatan kembali diperketat pemerintah Indonesia dimana sudah mengeluarkan instruksi penerapan PPKM level 3 di seluruh propinsi terutama menjelang Natal dan Tahun baru.
Bupati Bulukumba H.A. Muchtar Ali Yusuf mengingatkan akan ancaman penularan Covid-19 dengan varian baru tersebut.
- Bulukumba United U-16 Taklukkan Denpasar City, Lolos ke Semifinal Bali 7s 2026
- Momentum Libur Lebaran, Wisata Pantai, Budaya Hingga Pegunungan Bulukumba Jadi Favorit Wisatawan
- Dekranasda Bulukumba Latih Pengrajin Tenun Bira Kembangkan Desain Modern untuk Perluas Pasar
- Relawan Kemanusiaan Bulukumba Gelar Dialog Publik dan Buka Puasa, Bahas Etika Bermedia Sosial
- Musrenbang Sekaligus Safari Ramadan di Gantarang, Bupati Bulukumba Tegaskan Pentingnya Ketahanan Pangan
Lewat Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Daud Kahar menyampaikan seruan kepada masyarakat Bulukumba untuk segera melakukan vaksinasi dalam upaya mewujudkan Herd Imunity atau kekebalan komunal.
Capaian vaksinasi Kabupaten Bulukumba saat ini kata dia masih terbilang rendah baru kisaran persentase 33 persen dari 360 ribu target sasaran vaksin I dan 16 persen untuk vaksin II.
Olehnya itu, masyarakat diminta untuk segera melakukan vaksinasi, meskipun posisi Kabupaten Bulukumba perlahan merangkak dari posisi kedua terbawah dari 24 Kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
“Saat ini menempati posisi ke 19 namun belum membuat puas. Apalagi Bupati A. Utta segera mencapai target 50-70 persen di akhir tahun 2021, karenanya segala upaya terus dilakukan dengan melibatkan petugas kesehatan, aparat pemerintah dan dukungan TNI dan Polri,”bebernya.
Bupati juga sudah mengeluarkan instruksi tentang pemberlakuan sanksi administratif bagi masyarakat yang tidak melaksanakan vaksinasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
