Bantu Kembangkan Produk Startup, Makassar Digital Valley Gelar Program Lean Startup Series

Terkini.id, Makassar – Makassar Digital Valley kembali menghadirkan program terbaru yaitu Lean Startup Series. Program ini difokuskan bagi startup Bizpitch dan DILoPAD sebagai salah satu fasilitas yang diberikan kepada startup yang dibina langsung di Makassar Digital Valley.

Sebagai pembuka dari program ini, sesi perdana Lean Startup Series mengulas topik “Lean Startup: Product Validation” yang dibawakan oleh General Manager Makassar Digital Valley, S. Ariyani.

Event Lean Startup Series ini di Gedung Makassar Digital Valley, Jl. A.P. Pettarani No.13.

S. Ariyani selaku pemateri yang membawakan materi Lean Startup Series “Product Validation” mengungkapkan bahwa program pendampingan Lean Startup Series ini diharapkan dapat membantu para startup binaan Makassar Digital Valley.

“Lewat kegiatan ini, kami harapkan startup binaan kami dapat terus mengembangkan produknya agar bisa terus tumbuh serta memberi layanan terbaik kepada para penggunanya” kata Ariyani, Jumat, 14 Februari 2020.

Menarik untuk Anda:

Sementara itu, salah seorang peserta, Syarief selaku CEO Panganku mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi pihaknya.

“Product validation yang diulas dalam event Lean Startup Series Makassar Digital Valley hari ini sangat bermanfaat bagi kami yang akan masuk ke tahap product validation,” ungkap Syarif.

Senada dengan hal itu, M Khaka Kusumah yang merupakan CEO dari Yoker mengungkapkan event Lean Startup Series yang diselenggarakan Makassar Digital Valley sangat menarik karena mengajarkan beberapa metode yang harus di lakukan startup pemula untuk dapat scale up.

“Di sini kami belajar syarat syarat agar startup kami dapat berkembang dan belajar menganalisis kelemahan kelemahan startup kami melalui cohort metrics,” ujarnya.

Adapun startup yang hadir dalam event Lean Startup Series perdana ini yakni Panganku, Kolong, Dapur Tani, Kotak Narsis, Kapcake, iPorter, Yoker, OKTeknisi dan Apotekta.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Facebook Dinilai Biarkan Ujaran Kebencian, Adidas hingga Unilever Setop Pasang Iklan

Cerita Dosen ITB Bikin Ventilator Indonesia: Habiskan Waktu 6 Minggu, Tidur Cuma 4 Jam

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar