BBM Naik, Angka Kemiskinan di Indonesia Berpotensi Mengalami Kenaikan

BBM Naik, Angka Kemiskinan di Indonesia Berpotensi Mengalami Kenaikan

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Harga BBM subsidi yang diumumkan kenaikan harganya pada Sabtu 3 September 2022 disebut-sebut akan menambah jumlah kemiskinan di Indonesia.

Anngota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai Gerindra, Abdul Wachid megatakan jika kenaikan harga BBM akan menambah jumlah kemiskinan di Indonesia karena sebelumnya terdampak masalah Covid-19 dan sekarang ditambah kenaikan harga BBM.

Menurutnya, keadaan ekonomi sebagian besar masyarakat Indonesia belum puluh setelah pandemic, kini dihadapkan dengan masalah baru.

“Kenaikan harga BBM minyak Solar dan Pertalite akan muncul tambahan orang miskin. Jadi dengan kenaikan BBM ini akan menamba kemiskinan”, kata Abdul Wachid, dikutip dari laman RMOL.ID, Senin 5 September 2022.

“Dampak pandemi Covid-19 belum pulih muncul adanya kenaikan BBM terutama Solar dan Pertalite sangat berpengaruh inflasinya”, katanya.

Baca Juga

Dia juga meragukan adanya bantuan BLT BBM seperti yang dijanjikan pemerintah sebagai bentuk pengalihan subsidi.

Kendati demikian, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar 24,17 triliun untuk mengatasi dampak kenaikan harga BBM.

Namun menurutnya, itu belum sebanding dengan dampak kenaikan angkutan barang dan jasa, terutama dalam hal angkutan bahan pokok.

“Belum sebanding dengan dampak kenaikan angkutan dan barang, terutama angkutan bahan pokok dan biaya produksi pertanian akan naik dan upah tenaga kerja angkutan jasa pasti minta naik”, lanjutnya.

Abdul Wachid mengatakan yang paling terdampak dari kenaikan harga BBM adalah rakyat kecil seperti petani, buruh hingga pelaku usaha UMKM.

“Jadi pemerintah menaikkan harga BBM di siang bolong membuat resah wong cilik”, imbuhnya.

Seperti diketahui, harga terbaru dari BBM jenis Pertelite yakni Rp 10.000/liter, Solar Rp 6.800/liter dan Pertamax Rp 14.500/liter.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.