Terkini.id, Jakarta – Komedian Ernest Prakasa menanggapi pernyataan Abu Janda yang menyindir Bintang Emon lantaran memilih diam soal pelanggaran Protokol Kesehatan yang dilakukan Habib Rizieq Shihab.
Ernest pun mengaku kesal dengan sindiran Abu Janda terhadap Bintang Emon tersebut.
Menurutnya, Abu Janda tak berhak mengatur kapan Bintang Emon harus berbicara menanggapi sebuah peristiwa yang tengah diperbincangkan publik.
Oleh karenanya, Ernest meminta rekannya sesama komedian itu agar tak perlu mempedulikan sindiran dari pegiat media sosial itu.
“Lah, kok ngatur? Gausah peduli bintangemon,” ujar Ernest lewat cuitan di Twitter miliknya sembari menandai akun Bintang Emon.
- Barcode Tak Terbaca, Kadisdukcapil Pastikan Sejumlah KK yang Diduga Palsu Bukan Produk Capil
- Pimpin Apel Gabungan OPD, Bupati Andi Utta: Semua Hal Baik Berawal dari Kedisiplinan
- Perempuan Penentu Peradaban: Pilar Utama Pencetak Generasi Gemilang
- Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan
- Klinik Gigi Daengtisia Gelar Pelatihan Gigi Palsu dengan Dukungan dari PDGI Makassar dan Prodi Prostodonsi FKG UNHAS
Ernest pun menegaskan bahwa Bintang memiliki hak untuk memilih kapan harus bersuara.
“Lo punya hak penuh untuk memilih kapan harus bersuara. Yang akan menanggung konsekuensi dari ucapan lo adalah lo sendiri, jangan lupa itu,” kata Ernest memberi nasehat kepada Bintang Emon.
Sebelumnya, Abu Janda lewat cuitan di Twitter miliknya menyindir Bintang Emon lantaran diam dan tak berkomentar soal pelanggaran Protokol Kesehatan Rizieq Shihab.
“Yang gercep kritik pelanggar protokol kesehatan, kemana nyalimu sekarang?” cuit Abu Janda sambil menandai Twitter Bintang Emon.
Bintang Emon pun membalas cuitan Abu Janda tersebut. Ia mengatakan bahwa sebenarnya dirinya tak setuju dengan adanya pelanggaran protokol kesehatan.
“Sebenernya ga setuju bang, tapi kayaknya tempat kita belum bisa menjamin keamanan ngomong. Kemaren acara itu aja kaga dibubarin kayak acara laen. Kebayang kan powernya gimana?” tulis Bintang Emon seperti dilihat di Twitter miliknya, Selasa 17 November 2020.
Bintang menilai bahwa seharusnya yang memiliki wewenang terkait hal itu adalah pihak pemerintah.
“Harus sipil yang maju? Yang punya alat dan kewenangan kan pihak pemerintah bang. Yang gerak yang sana dong tolong,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
