Terkini.id, Makassar – Belum lama ini, sebuah insiden miris dialami oleh seorang bocah berusia 5 tahun di Sulawesi Selatan, Makassar.
Bocah perempuan yang tak diungkap identitasnya itu diinformasikan telah dicabuli oleh seorang pemuda berusia 18 tahun.
Peristiwa nahas tersebut ironisnya terjadi di rumah korban sendiri yang berlokasi di Jl. Sinassara, Kelurahan Kaluku Bodoa.
Dari informasi yang diterima terkini.id dari salah seorang tetangga korban pada Kamis ini, 26 Mei 2022, bocah tersebut memang hanya tinggal berdua dengan sang nenek.
Namun, sang nenek yang harus berjualan tisu dari pagi hingga petang kerap membuat bocah perempuan itu terpaksa sendirian di rumah.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa malam, 24 Mei 2022, di mana sang korban untuk pertama kalinya mengeluh sakit di bagian dubur hingga sulit buang air besar kepada sang nenek.
Mengejutkannya, setelah diperiksa, bagian intim korban memang ternyata berdarah sehingga terungkaplah peristiwa malang yang terjadi padanya.
Menurut pangakuan korban, pelaku pencabulan itu adalah tetangga mereka sendiri yang bernama Pian (18).
Korban mengaku bahwa pelaku memasukkan jari ke duburnya hingga berdarah dan pelecehan tersebut telah ia alami setidaknya lima kali.
Sang nenek yang syok dan geram akhirnya mendatangi rumah keluarga pelaku dan mengatakan akan melapor ke polisi, yang kemudian dilarang oleh tante pelaku.
“Akhirnya dia minta tolong sama tetangga yang lain karena katanya dia tidak tahu bagaimana cara melaporkan kasus seperti ini di kantor polisi,” ungkap Hijrah, tetangga korban, saat dihubungi terkini.id.
“Dia juga tidak punya uang cukup karena takut dimintai kesian. Akhirnya minta tolong sama tetangga yang lain.”
Beruntung, rupanya tetangga-tetangga yang lain berkenan untuk membantu melaporkan kasus tersebut ke pihak polisi.
“Akhirnya si korban divisum. Hasil visum sudah keluar. Mirisnya, kata yang mendampingi, polisi minta saksi dua orang.”
Sayang, laporan tersebut belum bisa diproses secara menyeluruh oleh pihak berwajib karena terkendala saksi.
Namun, menurut pengakuan korban, saat itu ada teman seumurannya yang pernah melihat langsung kejadian saat pelaku melakukan pelecehan.
“Kata teman korban, korban dipangku pelaku dan pelaku melakukan aksinya,” tandas Hijrah.
Sebagai informasi, korban mengaku sudah lima kali dilecehkan. Setiap kali pelaku hendak melakukan aksi mesumnya, korban dibujuk dengan ajakan jajan di warung.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih belum dapat diproses secara menyeluruh karena terkendala permintaan saksi dari pihak berwajib.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
