Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpotensi Jadi Percontohan di Makassar

Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpotensi Jadi Percontohan di Makassar

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Chief Operating Officer Kalla Land, M. Natsir Mardan, mengatakan pengembangan urban farming merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan potensi kawasan melalui aktivitas yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami melihat urban farming sebagai salah satu bentuk pemanfaatan ruang dan sumber daya yang dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan. Ke depan, kami berharap pengembangannya dapat semakin optimal dan menjadi contoh bagaimana aktivitas produktif dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan lingkungan di kawasan Bukit Baruga,” pungkasnya.

Urban farming di Masjid Bin Baz dikembangkan menggunakan sistem greenhouse agar proses budidaya dapat berlangsung secara lebih terkontrol.

Selain melon, area tersebut juga dimanfaatkan untuk pengembangan berbagai jenis tanaman lainnya.

Dalam penerapannya, program menggabungkan pemanfaatan air bekas wudhu sebagai sumber penyiraman dan pupuk organik dari pengelolaan biopori.

Baca Juga

Pengembangan secara bertahap tersebut menjadi bagian dari upaya Bukit Baruga menghadirkan ruang produktif di dalam kawasan sekaligus mendorong praktik pengelolaan lingkungan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Dengan konsep yang menggabungkan pertanian perkotaan dan pengelolaan sumber daya, urban farming Bukit Baruga diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu percontohan pertanian perkotaan terintegrasi di Kota Makassar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.