Terkini.id, Jakarta – Untuk memperingati Hari Buruh atau May Day, ratusan buruh menggelar unjuk rasa pada Minggu, 1 Mei 2022 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta.
Dalam tuntutan lainnya, kelompok buruh juga menyuarakan Penolakan Pengurangan Peserta PBI Jaminan Kesehatan, dan Jaminan Negara atas Orang-orang Miskin dan Kelaparan.
Buruh juga mendesak pemerintah agar mewujudkan Reformasi Agraria dan Kedaulatan Pangan, serta Setop Kriminalisasi Petani.
Buruh menuntut negara memenuhi kewajiban Pendidikan Murah dan Hak Pendidikan Gratis Wajib Belajar 15 Tahun.
Terakhir, para buruh yang melakukan aksi juga meminta negara segera mengalihkan Status ASN para Guru Honorer menjadi PNS. Dan Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden 3 Periode.
- Dikecam Gegara Cium Tangan Ganjar Pranowo, Presiden Partai Buruh Said Iqbal Buka Suara
- Wali Kota Makassar Dukung Partai Buruh Perkuat Kepentingan Kelas Pekerja
- Tolak Perppu Cipta Kerja, Massa Partai Buruh Tumpah Ruah di Kawasan Patung Kuda Jakarta
- Buruh Bakal Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, Gedung DPR RI Dipasang Kawat Berduri
- Perjuangan Anthony Albanese : dari Hidup Susah Sampai Dilantik Menjadi Perdana Menteri Australia Baru
Dalam orasi politiknya, Said Iqbal menegaskan, agar KPU memastikan penyelenggaraan Pemilu 2024 tetap digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Kami meminta KPU memperhatikan tuntutan kami, untuk menolak perpanjangan masa jabatan presiden ini, dan meminta KPU memastikan Pemilu 2024 dilaksanakan tepat waktu,” kata Said Iqbal.
Di depan kantor KPU, massa membacakan tuntutan-tuntutan buruh terkait kesejahteraan. Mulai dari meminta pemerintah menurunkan harga-harga kebutuhan pokok hingga penolakan atas kenaikan harga bahan bakar, baik gas dapur, maupun pertalite, juga solar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
