Terkini.id, – Beredar di media sosial pernyataan atau klaim bahwa negara-negara Arab paling awal mengakui kemerdekaan RI. Dalam klaim tersebut mengatakan bahwa negara-negara Arab yang disebutkan adalah Mesir, Yordania, Lebanon, Suriah, Irak, Arab Saudi dan Yaman.
Berikut isi narasi yang beredar di media sosial Twitter :
“Jangan lupakan sejarah. Negara-negara yang pernah menjajah Indonesia: 1) Portugis, 2) Spanyol, 3) Belanda, 4) Prancis, 5) Britania Raya (UK), 6) Jepang. Negara-negara yang paling awal mengakui kemerdekaan RI adalah: 1) Mesir, 2) Yordania, 3) Lebanon, 4) Suriah, 5) Irak, 6) Arab Saudi, 7) Yaman. Semuanya negara Arab. Lah kenapa sekarang banyak orang Indonesia yang malah anti-Arab?”
Unggahan pernyataan di atas melalui twitter dengan nama akun @ghanieierfan pada tanggal 17 Agustus 2020.
Melalui unggahannya tersebut telah di retweet lebih dari 700 kali dan disukai lebih dari 1800 kali.
- Dorong Gaya Hidup Sehat, Komunitas Olahraga Beladiri MIM Camp Kini Hadir di Makassar
- Resmi Dibuka, TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto Sasar Desa Arungkeke Pallantikang
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Tanamkan Kesadaran Berkendara Aman Bagi Pelajar SMAN 8 Gowa
- Perkuat Ekowisata, Poltekpar Makassar Latih Warga Kelola Destinasi
- CJH Soppeng Gagal Berangkat Haji, diketahui tengah mengandung 10 minggu
Benarkah pernyataan atau klaim tersebut di atas bahwa pengakuan kemerdekaan RI telah diakui oleh negara-negara Arab seperti yang diungkapkan oleh akun twitter tersebut?
Cek Fakta mengutip dari tempo.co memperoleh informasi dari berbagai situs media dan sumber resmi dengan menggunakan kata kunci “negara-negara pertama mengakui kemerdekaan RI di mesin pencarian Google untuk memastikan kebenaran klaim yang disebutkan oleh akun tersebut.
Ditemukan artikel dari majalah sejarah online Historia dengan judul : “Persahabatan Indonesia-Afganistan” pada 30 Januari 2018.
Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Afganistan adalah negara yang paling awal mengakui RI yakni pada 15 September 1947.
Ahmad Subardjo, selaku Menteri Luar Negeri Indonesia pertama menyebutkan bahwa Mesir adalah negara pertama yang mengakui Republik Indonesia secara de jure.
Lain lagi pengakuan dari Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia, M. Zein Hassan, menurutnya semua negara Liga Arab yang telah merdeka, kecuali Yordania telah mengakui RI sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh, baik secara de facto maupun secara de jure.
Dari laporan majalah sejarah Historia tersebut berbagai sumber menyatakan urutan pengakuan dari negara-negara Liga Arab terhadap kemerdekaan RI adalah :
– Mesir pada tanggal 1 Juni 1947,
– Libanon pada Juni 1947
– Suriah dan Irak pada Juli 1947
– Arab Saudi pada November 1947
Melalui buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri, diungkapkan bahwa pengakuan oleh Afganistan dimuat dalam harian Al-Ahram edisi 19 September 1947 dengan menyiarkan “Pemerintah Afghanistan telah mengakui Republik Indonesia dan telah mengawatkan kepada dutanya di Washington DC supaya menyampaikan kepada Dr. Sutan Sjahrir, Perdana Menteri Indonesia.”
Penerjemah Sutan Sjarhrir, Zein dalam pertemuan dengan Sadik El-Mujaddidi, Duta Besar Afghanistan di Kairo, Mesir, Zein mengatakan bahwa Bung Sjahrir menyampaikan ucapan terima kasih kepada Negara Afghanistan atas pengakuannya terhadap Republik Indonesia. Dengan demikian, Afghanistan adalah satu-satunya negara di luar negara-negara Liga Arab yang mengakui de facto dan de jure kemerdekaan dan kedaulatan Republik Indonesia sampai Belanda mengakuinya pada Desember 1949.
Setelah pengakuan akan RI oleh Afganistan, negara tersebut mengirimkan perwakilan resmi ke Indonesia dengan menembus blokade Belanda.
Selanjutnya pemerintah Afghanistan meminta kepada Sjahrir supaya mengirimkan wakil Indonesia ke Afghanistan.
Oleh Pemerintah Indonesia dikirimlah Abdul Kadir ke Afghanistan yang berangkat pada 28 Desember 1947 sebelum Perjanjian Renville ditandatangani.
Dalam artikel di Republika yang berjudul “Palestina, Kemerdekaan Indonesia dan Ahmad Soekarno pada 17 Agustus 2019, menuliskan bahwa 10 negara pertama yang menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan RI adalah negara-negara Islam di kawasan Afrika dan Timur Tengah.
Disebutkan negara-negara tersebut yaitu Palestina, Mesir, Lebanon, Suriah, Irak, Arab Saudi, dan Yaman, kemudian menyusul Afghanistan, Iran, dan Turki. Ada pula Vatikan sebagai negara kelima yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia.
Dikutip dari Tempo.co sejarawan Bonnnie Triyana mengatakan bahwa bukan hanya negara-negara dari Arab yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia, ada Ukraina dan India yang ikut membantu mendorong PBB untuk membahas eksistensi keamanan Indonesia.
Indonesia sudah mulai menggalang dukungan dari India sejak 1946, saat India sedang berusaha lepas dari penjajahan Inggris. Indonesia juga ikut mengirimkan 500 ribu ton beras ke India yang dilanda kemiskinan pada saat itu.
Jadi bisa disimpulkan bahwa negara-negara yang paling awal mengakui kemerdekaan RI ada Afghanistan, Iran, Turki, Ukraina, India bukan hanya negara-negara dari Liga Arab. Jadi klaim yang beredar di Twitter tidak sepenuhnya benar karena negara lain pun paling awal mengakui kemerdekaan RI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
