Terkini.id, Jakarta – Tokoh masyarakat Papua, Christ Wamea meminta Presiden Joko Widodo untuk menghapus buzzer atau pendengung yang disebut-sebut merupakan peliharaan rezim.
Bahkan, Christ mengatakan bahwa buzzer merupakan limbah demokrasi.
Oleh karenanya, ia meminta Jokowi untuk memusnahkan buzzer.
Hal itu ia sampaikan melalui cuitan pada akun Twitter miliknya yang ia unggah pada Jumat, 12 Maret 2021.
“BuzzeRp peliharaan rezim adalah limbah demokrasi yg sangat berbahaya jadi harus segera dimusnahkan oleh Bapak Jokowi.” ujar Christ Wamea.
- Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Dokter Tifa: Musnahkan BuzzerRp Dari Muka Bumi
- Denny Siregar Sebut Bapak Politik Identitas Ada di DKI, Netizen: Buzzer Rp Nggak Bermutu
- Soal Kadrun, Haris Pertama: Label yang BuzzerRp Lakukan Demi Dapatkan Uang ke Kakak Pembina
- Haris: Makin Banyak BuzzerRp Menyerang Kamu, Maka Makin Banyak Pahala yang Kamu Terima dari Tuhan YME
- Bongkar Tujuan Gerakan BuzzerRp Terhadap Umat Islam, Musni Umar: Menghancurkan Persatuan Umat
Sebagai informasi, Buzzer adalah orang yang memiliki pengaruh tertentu untuk menyatakan suatu kepentingan.
Buzzer dapat bergerak dengan sendirinya untuk menyuarakan sesuatu, atau bisa jadi ada sebuah agenda yang diatur.
Biasanya buzzer dibayar oleh pihak tertentu dengan menggiring opini publik melalui unggahan media sosial entah itu menguntungkan pihak tertentu atau menjatuhkan.
Cuitan Christ Wamea ini pun ramai dikomentari para warganet.
“Limbah ini dibuang sayang, kecuali limbah batu bara,” ujar @JuhainiEnju.
“Udah limbah, nggak bisa diolah, Unfaedah memang,” tulis @degal_degul.
“Limbah berbahaya bagi demokrasi tapi bagi mereka penguasa bermanfaat,” cuit @purplecolor5.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
