Copot Ninis, Erick Thohir Tunjuk Putra Pakde Karwo Jadi Direktur Keuangan Pegadaian

Copot Ninis, Erick Thohir Tunjuk Putra Pakde Karwo Jadi Direktur Keuangan Pegadaian

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk anak muda milenial sebagai Direktur Keuangan Pedagaian. 

Sebelumnya, Erick mencopot Ninis Kesuma Adriana sebagai Direktur Keuangan, Perencanaan Strategis, dan Manajemen Risiko PT Pegadaian (Persero).

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat lalu, pemegang saham kemudian menunjuk Ferdian Timur Satyagraha untuk mengisi posisi Direktur Keuangan, Perencanaan Strategis, dan Manajemen Risiko perseroan.

“Keluarga besar PT Pegadaian mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan semangat yang telah diberikan oleh Ibu Ninis Kesuma Adriana selama menjabat sebagai Direktur Keuangan, Perencanaan Strategis, dan Manajemen Risiko periode 2018-2022,” tulis manajemen melalui akun instagram resmi Pegadaian, dikutip Senin 17 Januari 2022.

Ninis sebelumnya diangkat sebagai Direktur Keuangan, Perencanaan Strategis, dan Manajemen Risiko Berdasarkan Keputusan Menteri BUMN yang saat itu dijabat oleh Rini Soemarno.

Dimana, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: SK – 143/MBU/05/2018 tanggal 30 Mei 2018 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pegadaian.Sebelum bergabung dalam manajemen Pegadaian, Ninis pernah mengisi posisi strategis di sejumlah perusahaan pelat merah. Misalnya, pada 2014-2018 dia menjabat sebagai Head of Investor Relations of PT Bank BRI.

Lalu, Deputy General Manager/ Vice President International Business Division of BRI (2012 – 2014), Department Head/ Assistant Vice President Correspondent Banking Relations of BRI (2011 – 2012).

Ninis juga merupakan lulusan MBA in Finance and Marketing, State New York University at Buffalo, USA, Lulusan S1 – Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Karier Mentereng Ferdian Timur

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto sebelumnya menyampaikan, sosok Ferdian yang muda bisa menjadi motivasi bagi milenial untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Ferdian diketahui adalah putra sulung Mantan Gubernur Jatim, Soekarwo atau akrab dipanggil Pakde Karwo. Berdasarkan situs resmi Bank Jatim, Ferdian lahir di Surabaya pada 11 Januari 1982. Dia mendapat foundation degree, English Language and Literature/Letters Taylors College Melbourne pada 2001.

Dua tahun kemudian, dia meraih gelar Bachelor Degree, di bidang keuangan dari Deakin University.

Pada 2006, Ferdian menyelesaikan Master’s Degree bidang bisnis dan perdagangan dari Deakin University.

Ferdian Timur bukan nama baru di dunia perbankan. Ia meniti nama besarnya di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur sebagai analis risiko pada 2009-2010.

Setelah itu, dia menjadi Team Lead of IPO Bank Jatim pada 2011-2012. Selama 2012-2015, Ferdian dipercaya menjadi IR Manager. Pada 2015, dia tercatat sebagai Head Of Investor Relations.

Setelah menjadi head of investor relations, dia ditunjuk menjadi Pemimpin Cabang Kepanjen  sampai 2016. Setelah itu dia menjabat sebagai Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan pada 2016-2017.

Ferdian terakhir menjabat sebagai Direktur Keuangan Bank Jatim di tahun 2017 hingga awal 2022.

Ferdian Timur juga tercatat sebagai pemegang saham Bank Jatim. Pada April 2021, dia membeli saham Bank Jatim sebanyak 223.800 lembar dengan posisi harga Rp 800 per lembar.

Menurut data Bursa Efek Indonesia, pria yang ditunjuk Erick Thohir menjadi direktur keuangan Pegadaian tersebut memiliki 2.581.833 lembar atau 0,017 persen saham Bank Jatim.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.