Corona Semakin Merebak Bupati Bulukumba Akan Isolasi Warga yang Baru Tiba

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali di PPSBK di Bola Cippe'e

Terkini.id, Bulukumba — Bupati Bulukumba AM. Sukri A. Sappewali di dampingi Komandan Kodim (Dandim) 1411 Bulukumba Letkol Arm Joko Triyanto, Wakapolres Bulukumba Kompol Syarifuddin, bersama OPD terkait, mengunjungi dan meninjau gedung Pusat Pelayanan Sosial Bina Karya (PPSBK) Nirannuang Unit Pelayanan Tugas Daerah (UPTD) Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan yang terletak di Bola Cippe’e Desa Paenre Lompoe Kecamatan Gantarang Jum’at, 3 April 2020.

Pemerintah Bulukumba berencana menjadikan PPSBK Nirannuang ini untuk dijadikan sebagai tempat bagi warga Bulukumba yang baru saja tiba dari luar daerah baik pendatang lokal terlebih pemudik dari luar negeri sebagai tempat karantina orang dalam pemantauan (ODP).

Bupati AM Sukri mengatakan, menurut data saat ini pendatang yang telah masuk di Bulukumba sekitar 900 orang dan tentunya hanya diberikan himbauan untuk melakukan isolasi mandiri.

Lebih lanjut, menurut data BNPTKI kurang lebih sekitar 7.000 lagi warga yang menjadi tenaga kerja indonesia (TKI) akan kembali. Untuk itu sebagai upaya dalam berusaha memutus mata rantai virus corona Pemkab Bulukumba berencana akan melakukan karantina bagi warga pendatang baik itu TKI maupun warga dari daerah lokal terkhusus warga yang berasal dari Zona Merah.

“PPSBK Nirannuang ini memiliki 90 kamar yang bisa dimanfaatkan sebagai area karantina bagi warga pendatang,” ungkapnya.

Menarik untuk Anda:

“Kami harapkan juga agar seluruh masyarakat untuk dapat memahami dengan keadaan ini,” ucapnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bulan penuh Kasih, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Berbagi Kaos dan Masker

Berkas Lengkap, Industri Pengolahan Kayu Ilegal Segera Dilimpahkan ke Kejati Sulbar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar