Data Masuk Real Count KPU 45%, Prabowo Makin Jauh Ketinggalan

Terkini.id – Hasil real count sementara di website Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hingga pagi ini, Minggu 28 April 2019 menunjukkan selisih antara Jokowi-Ma’ruf atas Prabowo-Sandi yang makin melebar.

Dilansir dari laman pemilu2019.kpu.go.id, hingga pagi ini pukul 06.45 WITA, Minggu 28 April 2019, data yang masuk tercatat sudah mencapai hingga 45,41 persen.

Hingga siang ini, sudah 369.371 dari total 813.350 TPS yang telah direkapitulasi di website KPU RI.

Dari data yang terhimpun, Pasangan Capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin memperoleh 56,37 persen dengan perolehan suara 39.110.318.

Sedangkan, Prabowo-Sandiaga Uno, meraup 43,90 persen suara atau dengan perolehan 30.272.662.

Selisih Suara 8,8 Juta

Dengan demikian, selisih suara antara Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi mencapai hingga 8,8 juta suara.

Untuk Sulawesi Selatan, hasil perhitungan real count KPU menunjukkan pasangan 02 Prabowo Sandi unggul dengan suara 1.1642.889, sedangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf meraup suara sementara 1.224.520 suara.

Adapun progress data yang sudah masuk untuk Sulawesi Selatan adalah sebanyak 58,5 persen hingga pagi ini, Minggu 28 April 2019.

Dari rekapitulasi sementara tersebut, terlihat Pasangan Prabowo-Sandi tetap unggul sementara di sejumlah daerah, seperti Sumatera, Aceh, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, hingga Sulawesi Tengah.

Akan tetapi, di beberapa daerah tertentu dengan jumlah penduduk terbesar, Prabowo kalah telak.

Daerah tersebut seperti Jawa Tengah, di mana Jokowi-Ma’ruf meraup 8.845.633 suara. Sedangkan, suara Prabowo-Sandi 2.610.759.

Di daerah lain, yakni Jawa Timur, Jokowi juga menang telak 5.049.194 sedangkan Prabowo-Sandi 2.321.579.

Adapun Prabowo-Sandi terlihat menang telak di Aceh hingga 1.399.976 suara, sedangkan Jokowi-Ma’ruf 262.944 suara.

Sementara, di Sumatera Barat, Prabowo meraup 1.776.593 suara, sedangkan Jokowi-Ma’ruf 275.718 suara.

Di Jawa Barat, Prabowo-Sandi juga unggul dengan perolehan 3.536.512 sedangkan Jokowi-Ma’ruf 2.877.235.

Hasil di atas merupakan hasil sementara yang progressnya masih terus berlangsung.

Berikut screenshot real count sementara KPU RI, Minggu 28 April 2019 pukul 06.45 WITA:

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Tanda-tanda Resesi

17 Agustus tahun ini.Tiga hari sebelumnya.Jam 6 pagi waktu New York.Itulah hari pertama kurva terbalik: yield bond jangka panjang lebih rendah dari yield bond
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN