Debat Kandidat Calon Ketua BEM FAI Unismuh Makassar, Ini Harapan Paslon

Terkini.id, Makassar – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar (BEM FAI Unismuh) menggelar Debat Kandidat Calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum BEM FAI 2021, bertempat di lantai 4 Aula FAI menara Iqra’ Universitas Muhammadiyah Makassar, Kota Makassar, Selasa 14 September 2021.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama sehari dan akan dilanjutkan pemilihan umum raya (Pemilu Raya) pada Rabu 15 September 2021 dengan mengangkat tema “Militansi Gerakan Kepemimpinan wujudkan BEM-FAI Cendekia”.

Diketahui, pasangan calon yang mendaftar sebagai ketua umum BEM FAI Unismuh yakni Paslon nomor urut 01, Rafic Rahman (Hukum Ekonomi Syariah) dengan wakilnya, Nurhalima (Pendidikan Agama Islam), dan Paslon nomor urut 02 Ketua Aris Munandar (Pendidikan Bahasa Arab) dengan wakilnya Andi Muh Syahrul (Pendidikan Agama Islam) dengan tim panelis dari para senior mereka di antaranya Afrisal, s.pd, Mustakim, S.Pd, dan Ketua Demisioner BEM FAI, Aminullah.

Baca Juga: Seorang Ibu-ibu Marahi Pendemo karena Abaikan Suara Azan, Netizen: Keren...

“Dalam pemaparan visi misi kami selaku pasangan calon nomor urut 01 ketua umum BEM FAI, yang harus kami lakukan untuk kerja nyata menguatkan karakter para mahasiswa fakultas agama Islam, mengaktifkan kembali sekretariat untuk mahasiswa agar gemar membaca dan diskusi serta  menjadikan lembaga BEM FAI sebagai aspiratif,” ucap Rafic Rachman saat pemaparan visi misi dalam debat kandidat tersebut.

Sementara Nurhalima mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan aksi secara langsung untuk meningkatkan kapasitas intelektual kader FAI Unismuh Makassar.

Baca Juga: Dosen FKIP Unismuh Makassar Perkenalkan Aplikasi Digital Assesment

Adapun Andi Muh Syahrul selaku wakil dari Paslon nomor urut 02 Aris Munandar, meminta restu kepada kader BEM FAI Unismuh untuk menjalankan satu periode kepengurusan ke depannya.

“Yang kami minta adalah restu para teman-teman dan kakanda semua untuk menjalankan 1 periodesasi kedepannya BEM FAI 2021-2022,” tuturnya.

“Proses pergantian kepemimpinan pada masa inilah merupakan proses yang sensitif karena biasanya proses ini banyak terjadi benturan disebabkan karena perbedaan pendapat dan pilihan ketua Umum. Maka, bijaklah untuk memilih, jadilah pemilih yang cerdas dan profesional. Visi misi kami Kepemimpinan yang cerdas sehingga lahir kader cendekia, Memasukkan kembali kultur BEM FAI kepada seluruh mahasiswa Fakultas Agama Islam melalui program pelatihan, serta Membangun kembali sinergitas dan komunikasi kepada para kakanda dan adinda sebagai pengawalan kader Fakultas Agama Islam,” pungkasnya.

Baca Juga: Dosen FKIP Unismuh Makassar Perkenalkan Aplikasi Digital Assesment

Citizen Reporter : R Budianto

Bagikan