Terkini, Jeneponto – Debat publik pertama dalam rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jeneponto tahun ini telah sukses digelar, Minggu, 3 November 2024 malam dengan suasana yang cukup hangat dan penuh antusiasme.
Debat yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, ini dihadiri oleh pasangan nomor urut 1, Efendi Al Qadri Mulyadi dan Andry Suryana Arief Bulu. Paslon nomor urut 2, Paris Yasir dan Islam Iskandar. Paslon nomor urut 3, Muhammad Sarif dan Moch Noer Alim Qalby dan Pasangan nomor urut 4, Syamsuddin Karlos dan Syafruddin Nurdin yang bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan di Jeneponto.
Para kandidat yang hadir tampak siap dan percaya diri dalam menyampaikan visi, misi, serta program kerja yang mereka tawarkan kepada masyarakat.
Salah satu momen yang menjadi perhatian khusus dalam debat kali ini adalah sikap pasangan calon nomor urut 3, di mana Moch Noer Alim Qalby yang merupakan calon Wakil Bupati tampak mendominasi sesi debat pada sesi tanya jawab.
Qalby tidak memberikan kesempatan kepada pasangannya, Muhammad Sarif, yang maju sebagai calon Bupati, untuk menjawab atau menanggapi pertanyaan dari Paslon lain maupun tanggapan yang dilontarkan oleh pasangan calon lain.
- Humas Kominfo Jeneponto, Makna Kurban Dan Pengabdian Sejati Seorang Pelayan Negara
- Perkuat Kerjasama Berkelanjutan, IKATSI Unhas Teken MoU dengan PII Makassar dan Fakultas Teknik UH
- Momentum Iduladha, Appi-Melinda Pererat Silaturahmi Bersama Jajaran Pemkot Makassar dan Masyarakat
- Wali Kota Makassar Munafri: Festival Keberkahan Kurban Bosowa Peduli Jadi Ajang Berbagi dan Pemberdayaan Masyarakat
- Momentum Idul Adha, Asmo Sulsel Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Tamalate
Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya dari masyarakat yang menyaksikan debat dan menimbulkan berbagai spekulasi terkait dinamika di antara keduanya.
Sejak sesi tanya jawab dimulai, Qalby terlihat aktif dan langsung mengambil alih pembicaraan tanpa memberikan celah bagi Muhammad Sarif untuk ikut berpendapat. Bahkan ketika moderator meminta pasangan nomor urut 3 untuk memberikan pandangan dari perspektif calon Bupati, Qalby tetap mengambil alih.
Tak hanya itu, Qalby juga terus aktif menanggapi berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh paslon lain. Ketika paslon nomor urut 1 dan 2 dan 4 menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh nomor urut 3, Qalby selalu tampil lebih dulu untuk menjawab. Sikapnya percaya diri menimbulkan kesan bahwa Qalby tidak memberikan ruang bagi Muhammad Sarif untuk menunjukkan kualitas SDM Muhammad Syarif sebagai calon Bupati.
Pakar politik dan pengamat Pilkada setempat, Muh Malik, menilai bahwa kejadian ini cukup menarik karena jarang terjadi dalam debat pasangan calon. Biasanya, calon Bupati akan lebih dominan dalam menjawab atau memberikan pandangan, sementara calon Wakil Bupati berperan sebagai pendukung yang melengkapi jawaban.
Muh Malik menyatakan bahwa langkah Qalby yang mengambil alih semua sesi jawaban bisa diartikan sebagai bentuk kepercayaan dirinya yang tinggi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
