Dokter di Blitar Izinkan Pasien Utang, Berikut Alasannya

Dokter di Blitar Izinkan Pasien Utang, Berikut Alasannya

Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Blitar – Seorang dokter di Blitar izinkan pasiennya bayar obat dengan berutang. Selain itu, ia juga menggratiskan pasien yang tidak mampu dan anak yatim piatu. Hal ini dilakukan karena pengalaman spiritual yang dialami sang dokter.

Diketahui bahwa Dokter Erie Trijono pernah mengalami sebuah kecelakaan lalu lintas di tahun 2011.Saat itu, Erie dan istrinya mengendarai mobil dari Kota Blitar menuju Kota Malang. Saat melintas di jalan kembar menuju Bendungan Lahor, Erie yang duduk di kursi kemudi tiba-tiba didera rasa kantuk.

Lalu, brak ! bunyi dentuman keras dan teriakan sang istri yang duduk di kursi depan kiri, membuyarkan lamunannya. Tidak diduga ternyata sebuah dahan pohon asam, menerjang masuk kaca mobil dan tertancap tepat di tengah, antara kursi yang diduduki Erie dengan kursi istrinya.

“Saya sadar ketika banyak orang datang mengevakuasi. Saya hanya luka parah di kening, kalau istri luka parah di punggung dan harus operasi. Tapi semua orang saat itu bilang, kalau kecelakaannya seperti ini, biasanya penumpang depan tewas di lokasi kejadian,” ucap pria 60 tahun ini, Senin 1 November 2021.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa Erie lupa kapan tepatnya bulan dan tanggal kecelakaan lalu lintas tunggal itu terjadi.

Hal yang dia ingat, pada tahun yang sama dia dan istrinya harus berangkat menunaikan kewajiban berhaji.

Untungnya, setelah sekitar tiga bulan mendapatkan perawatan intensif, pasutri ini akhirnya sehat kembali dan bisa berangkat ke tanah suci dan selamat selama perjalanan sampai kembali ke tanah air.

“Selama di tanah suci, saya tidak berhenti bersyukur diselamatkan dari kecelakaan itu. Saya masih bisa melihat, masih bisa berjalan sendiri menunaikan rukun haji dan pulang dengan selamat. Saat itu saya yakin, hanya kebaikan yang saya lakukan yang mampu mendatangkan pertolongan Allah kepada saya dan istri saat kecelakaan itu terjadi,” kata dosen Universitas Islam Malang (Unisma), dilansir dari Detikcom.

Setelah pulang dari menunaikan haji, berkah hidup makin lancar tercurah. Erie akhirnya mampu membangun klinik layanan THT sendiri, setelah beberapa tahun menumpang praktik bersama di gedung klinik kesehatan milik temannya.

Selain itu,  sejak 2012 ia juga rutin melakukan donor darah, bahkan sampai mendapat penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagai informs, selama 37 tahun Erie telah mendonorkan darahnya sebanyak 172 kali.

Baginya, donor darah penting dilakukan untuk menyelamatkan jiwa sesama. Kebaikan itu juga akan kembali kepada dirinya sendiri. Karena berkat donor darah, badannya makin sehat dan keberkahan hidup mengalir lancar dari Allah SWT.

“Saya ajarkan juga nilai kebaikan ini kepada dua anak saya dan mahasiswa saya. Ketika kita ikhlas menolong orang lain, maka segala kemudahan, kecukupan dan keberkahan dilimpahkan Allah,” ungkap PNS di RSUD Mardi Waluyo Blitar ini.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.