Dokternya Diduga Malapraktik ke Pasien Operasi Caesar, RSIA Paramount Makassar: Turut Prihatin

Dokternya Diduga Malapraktik ke Pasien Operasi Caesar, RSIA Paramount Makassar: Turut Prihatin

FD
Fachri Djaman

Penulis

Postingan terkait dokter RSIA Paramount Makassar diduga melakukan malapraktik ke pasien operasi caesar tersebut diunggah langsung oleh suami dari korban, yakni Iyuz Yusqa.

Dalam unggahannya itu, Iyuz Yusqa mengungkapkan bahwa istrinya yakni Urwatul Usqa menderita gejala aneh usai menjalani operasi caesar di RSIA tersebut saat sang istri melahirkan bayi mereka.

Gejala aneh itu, kata Iyuz, muncul pada 9 Januari 2024 setelah istrinya menjalani operasi caesar.

“9 Jan 24. Mulai muncul lebam kecil warna ungu dibagian perut sebelahk anan (bukan di area sC) yg menyebabkan nyeri, dikiranya hanya efek tubektomi,” ungkap Iyuz Yusqa lewat unggahannya Instagram.

Sehari setelahnya, lanjutnya, luka lebam tersebut merambah ke bagian tubuh lainnya hingga menyebabkan sang istri menderita nyeri hebat.

Baca Juga

“10 Jan 24. Lebam yg kemarin tambah meluas, dipegang panas, menyebabkan nyeri hebat, susah gerak, disini ASI Sdh gak keluar,” ungkapnya

“11 Jan 24. Visit dokter disuruh banyak bergerak, kondisi nyeri dan sakit parah, keluar RS sore dgn kondisi tdk bisa berdiri, susah bergerak dan dibantu kursi roda dari kamar hingga parkiran Jam 10 malam hari lebam berisi cairan,” sambungnya.

Dua hari setelahnya, yakni 13 Januari 2024, kondisi yang dialami oleh istri Iyuz tersebut makin parah.

“13 Jan 24. Ke RS ganti perban, kondisi perut sudahseperti ini, mulai menjalar ke sebelah kiri, hanya mau makan buah, kondisi sakit nyeri hebat, jalan pelaaan sekali krn kalau ketarik perutnya sakit. Disarankan oleh dokter ke spesialis kulit. Harus isolasi diri (udah kyk Covid aja) Menjauh dari si bayi (mental istri down seketika). Dipindah tempat pemeriksaan ke area kosong steril, takut menulari pasien lain,” tuturnya.

“Saat ganti perban inilah awal mula meletusnya benjolan isi cairan, dan malamnya benjolan meletus semua. Besoknya? Lebih parah,” tambahnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.