Selain itu, peserta juga dibekali konsep bisnis seperti Total Addressable Market (TAM), Serviceable Available Market (SAM), dan Serviceable Obtainable Market (SOM), serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan usaha.
Tidak hanya berupa seminar, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun koneksi dan kolaborasi antar pelaku usaha. Peserta didorong untuk mengembangkan bisnis secara lebih adaptif dan inovatif di tengah dinamika pasar.
Marketing Manager Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, mengatakan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami melihat kegiatan ini memberikan dampak positif yang besar bagi perkembangan UMKM. Melalui dukungan ini, kami berharap pelaku usaha dapat terus berkembang, berinovasi, dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” kata Kresna.
Melalui partisipasi ini, Asmo Sulsel berharap dapat terus berperan dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Palopo dan sekitarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
