Terikin.id, Pinrang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pinrang melalui Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan agenda membicarakan tentang perencanaan dan pengelolaan pasar-pasar tradisional di Kab. Pinrang, Selasa (13/10/2020).
Rapat yang berlangsung di ruang rapat paripurna itu dipimpin Ketua Komisi II, Hastan Mattanete didampingi Wakil Ketua Komisi II, A.Mulyadi Mustafa dan Sekretaris Komisi II, H.Hasrun Paturusi.
Turut hadir beberapa Anggota Komisi II, Sekretaris Perindagem Pinrang, Nasruddin, Kabid Pengelolaan Pasar, Asis Tata dan sejumlah kepala pasar se kabupaten Pinrang.
Ketua Komisi II DPRD Pinrang, Hastan Mattanete menyampaikan banyaknya aspirasi masyarakat yang masuk di DPRD terkait beberapa masalah yang muncul dibeberapa pasar. Sehingga hal tersebut perlu diklarifikasi oleh pihak-pihak yang terkait.
“Mengingat akhir-akhir ini banyak aspirasi masyarakat yang masuk mengenai masalah-masalah di pasar, sehingga hal ini perlu diklarifikasi oleh Dinas Perindagem dan para kepala pasar yang merupakan garda terdepan di pasar-pasar,” ungkapnya.
- Ruang Pintar di Lorong Sungai Cerekang: Menanam Harapan dari Ruang Sempit Kota
- Satgas TMMD ke-128 Bersama Rakyat, Gotong Royong Wujudkan Akses Penghubung Dua Desa
- Harapan dan Ironi di Balik Menu MBG, Ketika Solusi Gizi Berubah Menjadi Ancaman Kesehatan di Jeneponto
- Rakor Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026
- Rinnai Luncurkan Kompor Pintar di Makassar, Jawab Kebutuhan Dapur Masa Kini
Menurut salah satu Anggota Komisi II, Ilwan Sugianto bahwa dalam satu tahun terakhir kami mendapat banyak sorotan tentang pengelolaan pasar yang masih semrawut.
Hal senada disampaikan M.Syukur bahwa pengamatannya selama dua bulan terakhir memang terdapat kesalahan penataan pasar.
“Dalam dua bulan ini saya selalu mengecek, di lapangan itu saya dapati memang terdapat kesalahan dalam penataan pasar. Di dalam pasar itu kosong, sedangkan semua pedagang itu menjual di daerah jalanan,” tutur Syukur salah satu Anggota Komisi II.
Menanggapi hal tersebut Sekretaris Dinas Perindagem Pinrang, Nasruddin menjelaskan terkait dengan kondisi pasar yang banyak disoroti, kami sangat sadar bahwa apa yang ditemukan oleh anggota DPRD terkait permasalahan di pasar-pasar.
“Jadi kondisi pasar kita sekarang ini pak kelihatannya semrawut termasuk juga penataan los yang tidak sesuai dengan ketentuan pasar sehat. Oleh karena itu kami terus melakukan pembinaan supaya ke depannya pengelolaan pasar bisa seperti yang diharapkan,” jelas Nasruddin.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi II, A.Mulyadi menyarankan agar kepala-kepala pasar ini dibawa study banding ke daerah-daerah agar mereka mendapatkan wawasan dalam mengelola penataan pasar.
“Jadi mungkin juga bisa Dinas Perindagem membawa kepala-kepala pasar ini study banding ke daerah-daerah yang pasarnya telah mendapatkan penghargaan nasional seperti di Bandung agar kepala-kepala pasar ini mendapatkan wawasan,” sarannya.
Lanjut A.Mulyadi, namun kalau sudah study banding dan keadaan pasar masih tidak bagus saya kira ini urusan perindag dengan kepala-kepala pasar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
