Selain masalah kedalaman skuad, PSM juga menghadapi kendala persiapan yang minim. Kondisi lapangan latihan yang kurang ideal dan waktu persiapan yang singkat membuat Tavares kesulitan untuk mematangkan strategi tim.
“Kami hanya punya satu hari untuk berlatih di Stadion Batakan,” ujarnya.
Meski begitu, Tavares tetap bangga dengan penampilan anak asuhnya.
“Kami menciptakan lebih banyak peluang daripada Shan United,” tambahnya.
Kemenangan atas Shan United menjadi modal berharga bagi PSM untuk menatap laga-laga berikutnya. Namun, Tavares menyadari bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya adalah memperbaiki masalah konsistensi permainan.
- MG ZS Hybrid+ Resmi Hadir di Makassar, Tawarkan SUV Hybrid 214 PS
- Sudah Resmi Tersangka, Bupati Gowa Husniah Talenrang Belum Ditahan
- Peduli Kemanusiaan, PLN UID Sulselrabar Kembali Menggelar Donor Darah
- Okayama University Apresiasi Inisiatif UNM dalam Pengembangan Edukasi dan Inovasi Konstruksi
- Hari Pelanggan Nasional 2026, Kalla Aspal Perkuat Kolaborasi Hadapi Dinamika Industri
“Kami harus lebih konsisten dalam menjaga pertahanan,” pungkas Tavares.
Kemenangan PSM Makassar atas Shan United memang patut diapresiasi. Namun, di balik euforia kemenangan, terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu diperhatikan oleh manajemen dan tim pelatih. Kedalaman skuad yang tidak merata dan persiapan yang minim menjadi ancaman serius bagi ambisi PSM untuk meraih prestasi lebih tinggi.
Manajemen PSM perlu segera mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Investasi pada pengembangan akademi dan perekrutan pemain berkualitas menjadi langkah yang sangat penting. Selain itu, tim pelatih juga harus terus melakukan evaluasi dan melakukan penyesuaian strategi agar tim dapat tampil lebih solid dan konsisten.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
