Terkini, Makassar – Urban farming yang dikelola penyandang disabilitas Penerima Manfaat (PM) di Sentra Wirajaya Makassar kembali mendapatkan kejutan.
Dikunjungi oleh Fadli, salah satu vokalis group band ternama Indonesia Padi yang kini berganti nama menjadi Padi Reborn menyempatkan diri hadir di lokasi urban farming yang terletak di Jl. AP. Pettarani Kota Makassar, Selasa 11 Agustus 2026.
Dalam kunjungannya, Fadli melihat beberapa aktifitas di lokasi urban farming yang dikelola oleh beragam jenis disabilitas yang tergabung dalam Kelompok Tani Wija Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Setelah melihat dan mengamati aktifitas di lokasi urban farming, Fadli sempat berucap jika urban farming Kelompok Tani Wija ini bisa disebut sebagai lokasi pertanian yang terintegrasi, karena didalamnya, selain kebun dengan berbagai jenis tanaman, juga terdapat kandang ayam petelur, serta terdapat pula biovlok yang menjadi wadah untuk budidaya ikan. Demikian pula, terdapat wadah budidaya maggot, dan juga teba sebagai media pengelolaan sampah organik berupa sisa makanan.
Saat kunjungannya, selain berbagi informasi dengan anggota kelompok tani terkait dengan pertanian, Fadli juga sempat diajak untuk memanen hasil kebun, diantaranya panen sayur okra, dan panen sayur kol (Kubis). Salah satu yang menarik perhatian Fadli di sela-sela kunjungannya adalah sempat menyaksikan seekor ayam petelur yang menetaskan telur perdananya, dimana sebanyak 32 ekor ayam petelur tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar.
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin yang hadir mendampingi kunjungan Fadli, sangat mengapresiasi dan menganggap jika kehadiran Fadli tentu menjadi motivasi dan inspirasi bagi teman-teman yang tergabung dalam kelompok Tani Wija. “Kehadiran Fadli, merupakan suatu kehormatan, dan berharap bisa memacu semangat dan motivasi para Penerima Manfaat, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani Wija”, ucapnya.
- Harmoni PT Vale dengan Masyarakat Adat di Wonua Mekongga, Satukan Persepsi-Jaga Keberlanjutan Sosial
- Gakkum Sulawesi Dalami Jaringan Mafia Perambahan Hutan Loeha, Kedok APL Mulai Tersingkap?
- 85 Peserta Jamnas XII Kwarcab Jeneponto Tiba di Buperta Cibubur
- Gakkum Tangkap Tiga Warga yang Buka 1,3 Ha Kebun Lada di Hutan Lindung di Lutim, Dalami Praktik Jual Beli Lahan
- Agustus Makin Hemat, Swiss-Belinn Panakkukang Hadirkan Promo Merdeka Escape
Dihadapan Fadli, Syamsuddin juga menginformasikan, jika keanggotaan kelompok tani wija ini lebih dominan dari ragam disabilitas mental (ODGJ) pulih. Olehnya itu, urban farming bagi disabilitas mental, mereka beri Label sebagai Ruang Untuk Pulih (RUPIAH) “Sesungguhnya mereka hanya perlu diberi kesempatan dan motivasi. Oleh karena itu, kehadiran Fadli tentu membawa spirit bagi mereka untuk terus menjadi manusia yang produktif”, Harapnya.
Diakhir kunjungannya, Fadli sempat melantungkan lagu Padi yang sangat populer di era awal tahun 2000-an berjudul Kasih Tak Sampai. Suara khas Fadli membuat yang hadir larut dan nampak ikut bernyanyi bersama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
