Fasilitas Pengolahan Limbah B3 Bakal Dibangun di Kabupaten Barru

Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Sulsel, Andi Hasdullah. /foto Humas Pemprov Sulsel.

Terkini.id — Fasilitas Pengolahan limbah B3 bakal dibangun di Kabupaten Barru. Pembangunan itu merupakan salah satu program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Pemprov Sulsel, Andi Hasdullah mengatakan, pembangunan fasilitas limbah B3 ini, adalah program dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Bappenas. 

Kabupaten Barru dipilih karena dinilai sangat layak, pembangunan pengolahan limba B3 itu harus jauh dari pemukiman penduduk. 

“Awalnya ada tiga daerah yaitu, Makassar, Maros dan Barru. Tapi setelah dilakukan survei, Barru paling tepat tempat untuk dibangun fasilitas pengolahan limbah B3,” kata Abdi Hasdullah, Senin 17 Februari 2020.

Hasdullah menambahkan rencana pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3, bukan cuma Sulsel saja, tapi kawasan timur Indonesia bisa menggunakannya. 

Mengenai kapan dimulainya proyek itu, kata Hasdullah, masih dalam tahap feasibility study, pengurusan amdal dan administrasi.

“Kira-kira pembangunannya akan dimulai tahun 2022, anggaran saya dengan sekitar Rp1 triliun. Tapi sebenarnya belum dihitung. Nanti akan diketahui setelah selesai DED,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Waspada, Modus Penipuan ‘Catut Nama dan Foto’ Karyawan Perusda Sulsel di Tengah Wabah Corona

Kabar Gembira, 5 Pasien Covid-19 di Makassar Dinyatakan Sembuh

Dinkes Imbau Masyarakat Tak Tolak Jenazah Covid-19, Pastikan Sudah Dalam Kondisi Steril

Kabar Baik: PLN Siap Gratiskan dan Beri Diskon Tarif Listrik di Tengah Corona

Beredar Video Warga di Makassar Tolak Pemakaman Jenazah karena Takut Corona

Berita Baik, 5 Pasien Covid-19 di Makassar Dinyatakan Sembuh

Parkir Sembarangan, Pria Ini Tendang Mobil Tetangga Hingga Penyok

Pasien Covid-19 Yang Meninggal Akan Dikubur di Pemakaman Sudiang

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar