FILM Satria Dewa: Gatotkaca adalah proyek perdana dari Semesta Satria Dewa.
Film yang mengangkat kisah pewayangan ini melibatkan Hanung Bramantyo sebagai sutradaranya.
Kehadiran film superhero ini memberikan nafas baru bagi perfilman Indonesia.
Film ini mengungkap silsilah keturunan tokoh pewayangan yang selama ini dianggap fiktif yaitu Kurawa dan Pandawa.
Ternyata mereka benar ada dan nyata. Keturunan mereka ditakdirkan untuk bertemu suatu saat nanti untuk menyelesaikan pertikaian di antara keduanya.
Adalah Yuda (Rizky Nazar), fotografer freelance yang baru saja kehilangan pekerjaannya. Setelah itu, Yuda justru menemukan fakta bahwa ia adalah bagian dari gen Pandawa dan juga titisan Gatotkaca.
Namun, statusnya ini justru membuat Yuda menjadi incaran dari kaum Kurawa yang mengincar medali Brajamusti agar bisa membangkitkan Aswatama.
Aswatama sendiri telah dikurung dalam perang Bharatayuda akibat kejahatannya. Inilah yang membuat Kurawa bersumpah untuk menghabisi keturunan Pandawa dimuka bumi ini sampai kapanpun.
Konsep yang dibangun Hanung Bramantyo sungguh memiliki potensi yang hebat jika saja digarap dengan sangat serius.
Terlihat, Hanung cukup kesulitan dalam merangkai kisah yang sudah familiar ini. Memang tidak gampang meramu plot kisah pewayangan ke dalam cerita yang modern dan kekinian.
Beruntung Hanung sudah membuat pondasi yang kuat,untuk mengarahkan film ini ke sebuah mega universe ala Avengers-nya Marvel.
Hanung berhasil memperkenalkan semesta Satria Dewa dengan sangat detail, bahkan kelahiran Yuda sebagai tokoh Gatotkaca dibedah dengan baik.
Selain Yuda, diperkenalkan sejumlah karakter lainnya juga sangat detail, walau ada banyak tokoh yang memang harus dikenal penonton.
Dengan drama yang kuat, Hanung juga menyajikan koreografi action yang spektakuler.
Dua bintang aksi laga, Yayan Rhuian dan Cecep Arif Rahman sangat total dengan aksinya yang bringas dan cepat.
Sebagai Gatotkaca Rizky Nazar juga diberikan kebebasan untuk menampilkan aktingnya yang prima. Bahkan untuk porsi laga, Rizky tak bisa diremehkan, sangat lihai dalam aksinya.
Film ini cukup asyik dinikmati, namun sejumlah produk iklan yang muncul justru jadi penganggu. Juga jangan berharap film ini akan menyamai aksi Avengers tentu masih, jauh. Namun, harus diacungi jempol untuk para kru yang berani membuat film berbudget besar ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
