Gubernur Sulsel Harap Bandeng Tidak Lagi Jadi Pemicu Inflasi

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah acara Safari Ramadhan di Masjid Agung Pangkep, Kamis 16 Mei 2019.

Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah berharap, Ikan Bandeng yang banyak diproduksi di Pangkep, ke depan tidak lagi menjadi pemicu inflasi.

Pemicu inflasi di Sulsel di antaranya adalah Bandeng. Untuk menjaga stabilitas harga bandeng, gubernur akan membuat program membangun supermarket yang dikelola oleh petani dan petambak.

“Supermarket ini dikelola oleh petani. Hasil produksi petani dan petambak langsung dimasukkan ke supermarket ini oleh petaninya,” jelas Nurdin Abdullah dalam sambutan pada acara Safari Ramadhan di Masjid Agung Pangkep, Kamis 16 Mei 2019.

Hadir pada shalat tarawih bersama di Masjid Agung Pangkep ini Bupati Pangkep Wakil Bupati, Kapolres, Ketua DPRD dan pejabat lainnya serta ratusan umat Muslim setempat.

Menurut Prof Nurdin Abdullah, adalah tugas pemprov membimbing dan membina petani untuk membuat kemasan yang bagus sehingga bisa bersaing di pasar.

Menurut Nurdin Abdullah, supermarket yang dibuat pemprov itu mulai dibangun 2020.

Kalau lembaga ekonomi ini hadir, jelas Nurdin Abdullah, dijamin kesejahteraan petani akan meningkat. “Pagi masukkan hasil pertanian dan tambak ke supermarket, sore bisa diambil uangnya,” jelasnya.

Komentar

Rekomendasi

Unhas Sidrap Terima Mahasiswa Baru 2020

KNPI Sulsel Siap Gelar Pelantikan Pengurus, Ini Jadwalnya

Resmi Dilantik, FKPT Sulsel Siap Bersinergi dengan BNPT

Gubernur Sulsel Sebut Kabupaten Sidrap Bakal Menjadi Lumbung Pangan Dunia

Kado Spesial HUT Sidrap Ke-676, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp45,3 Miliar

Parade Kolone Senapan Brimob Polda Sulsel Pukau Peserta Upacara di Rujab Gubernur

Dewan Minta Bina Marga Segera Perbaiki Jembatan Ambles di Barru

Abdul Hayat Harapkan Tidak Ada Lagi Masalah Pasca Perubahan OPD

Fasilitas Pengolahan Limbah B3 Bakal Dibangun di Kabupaten Barru

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar