Halus, Sekjen PDIP Kepada Bahlil: yang Saya Tahu, Pengusaha Itu Mengharapkan Usahanya Maju, Terkait Pilpres Konstitusi Telah Mengatur

Halus, Sekjen PDIP Kepada Bahlil: yang Saya Tahu, Pengusaha Itu Mengharapkan Usahanya Maju, Terkait Pilpres Konstitusi Telah Mengatur

R
Muh Ikhsan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, merespon pernyataan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia terkait pengusaha berharap penyelenggaraan Pilpres 2024 diundur.

Hasto menilai, kepentingan pengusaha fokus membangun usahanya agar maju dan mendapatkan keuntungan.

“Yang saya tahu, pengusaha itu mengharapkan usahanya maju, mendapatkan keuntungan.”

“Juga kemampuan membangun organisasi bisnisnya agar survive dan bisa menjadi pemimpin dalam dunia bisnis yang dimasukinya, termasuk bisnis masa depan,” tegas Hasto dikutip dari Detik.com Senin 10 Januari 2022.

Terkait gelaran pilpres, dia menegaskan hal tersebut telah diatur dalam konstitusi. Menurutnya, konstitusi menetapkan bahwa masa jabatan presiden beserta wakilnya selama 5 tahun.

Baca Juga

“Terkait Pilpres, konstitusi telah mengatur bagaimana pemilu dilaksanakan secara periodik 5 tahunan,” kata dia.

Dia menilai pengusaha berkepentingan untuk menjalankan usahanya dengan iklim kondusif. Di sisi lain, menurutnya, pemerintah harus membuka ruang bagi pengusaha untuk mendukung usaha nasional.

“Bagi pengusaha, yang penting iklim usaha kondusif dan juga pemerintah terus membuka ruang bagi tumbuh kembangnya usaha nasional agar berdiri kokoh dan memenangkan kontestasi bisnis yang sangat ketat, baik secara regional maupun dunia,” terangnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan pandangan para pengusaha terkait penyelenggaraan Pilpres 2024.

Dalam konteks peralihan kepemimpinan, para pengusaha diklaim Bahlil berharap adanya penundaan.

“Saya sedikit mengomentari begini, kalau kita mengecek di dunia usaha, rata-rata mereka memang berpikir adalah bagaimana proses demokrasi ini dalam konteks peralihan kepemimpinan, kalau memang ada ruang untuk dipertimbangkan dilakukan proses untuk dimundurkan itu jauh lebih baik,” ujar Bahlil.

“Kenapa, karena mereka ini baru selesai babak belur dengan persoalan kesehatan. Ini dunia usaha baru mau naik, baru mau naik tiba-tiba mau ditimpa lagi dengan persoalan politik,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.