Hari Guru Nasional 2020, MTsN I Jeneponto Gelar Upacara Terbatas Sesuai Prokes

MTsN I Jeneponto
MTsN I Jenepoonto memperingati Hari Guru Nasional 2020 dengan melaksanakan upacara secara terbatas

Terkini.id, Jeneponto – Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, Hari Guru Nasional diperingati dalam situasi pandemi Covid-19. Dimana sistem pendidikan di seluruh dunia, khususnya di Indonesia terkena dampak langsung.

Untuk itu, peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 diperingati dengan mengikuti aturan protokol kesehatan, seperti yang terlihat di Madrasah Tsanawiyah negeri (MTsN) I Jeneponto yang memperingati Hari Guru Nasional dengan melaksanakan upacara secara terbatas, Rabu, 25 November 2020.

Dari pantauan terkini.id, upacara berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Dari lebih 1000 siswanya, hanya sekitar 30 orang siswa dan sekitar 40 orang  guru yang menjadi peserta upacara dengan mengatur jarak dan memakai masker.

Kepala MTsN 1 Jeneponto, Hj. Nuraedah, yang menjadi pembina upacara, dalam sambutannya mengatakan, akibat pandemi seluruh sekolah dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah melalui daring.

“Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularannya. Sebagai manusia biasa, situasi sulit ini kadangkala membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya. Namun, kita tetap terus bangkit dan berjuang. Itu karena keyakinan bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi siswa yang kita cintai walau dengan segala keterbatasan,” jelas Hj Nuraedah.

Menarik untuk Anda:

Nuraedah merasa yakin jika semua pemangku kepentingan bahu membahu untuk bergotong royong untuk memutus penyebaran Covid-19, maka akan dapat mengatasi kompleksitas situasi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

“Sebagai pejuang pendidikan, saya sangat percaya dan yakin bahwa ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi. Banyak pemangku kepentingan dibidang pendidikan bahu membahu, bergotong-royong mengatasi kompleksitas situasi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya,” kata Hj Nuraedah.

Keyakinan itu dia ungkapkan karena guru-guru Indonesia giat dan aktif mencari solusi yang terbaik demi berlangsungnya pembelajaran di masa pandemi.

“Semangat pantang menyerah, kami bertekad bangkitkan semangat, wujudkan merdeka belajar dalam rangka untuk mewujudkan guru yang profesional, prosedural dan proforsional, karena bakti guru Insya Allah melindungi negeri,” ungkapnya.

Dia pun berharap seluruh insan pendidik dan tenaga pendidik di MTsN I Jeneponto menjadikan situasi pandemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi.

“Saya mengajak untuk melanjutkan kolaborasi yang telah terbentuk. Pandemi telah memberikan kita momentum dan pelajaran berharga untuk mengakselerasi bagaiman kita dapat berkreasi dan berinovasi untuk melakukan lompatan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan maju,” ujarnya.

Melalui kesempatan itu, Nuraedah juga mengapresiasi kepada semua guru yang telah menjalankan tugasnya secara profesional prosedural dan proforsional.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan, yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa. Dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran bapak dan Ibu guru semua, pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan,” tutup Hj Nuraedah.

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional tahun 2020 MTsN I Jeneponto juga menggelar lomba video pendek, untuk kategori ucapan selamat hari guru diikuti oleh siswa dan kategori video pendek pembelajaran dibuka untuk para guru.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Petani Rumput Laut Tenggelam di Jeneponto, Diduga Terjatuh dari Perahunya

Dandim 1425 Cek Kondisi 430 Korban Gempa Sulbar yang Mengungsi di Jeneponto

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar