Terkini, Makassar – Lembaga Suara Rakyat Indonesia (SRI) membeberkan hasil survei untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Palopo 2024, di Hotel Hyaat Place Kota Makassar, Sabtu 23 November 2024.
Lembaga SRI melakukan pengambilan sampel pada 8-17 November 2024, sampel 1200 responden dengan metode multistage random sampling. Adapun margin of error sekitar 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dari hasil survei SRI, menempatkan pasangan nomor urut 4, Trisal Tahir-Ahmad Syarifuddin (Trisal-Ome) unggul dari tiga kandidat lainnya dengan hasil 43.30 persen.
Sedangkan pasangan nomor urut 3 Rahmat Masri Bandaso-Andi Tenri Karta (RahmAT) di posisi kedua persentase 22.30 persen.
Sementara pasangan no urut 2, Farid Kasim-Nurhaeni (FKJNUR) 12.10 persen. Adapun di urutan terakhir yaitu pasangan nomor urut 1, Putri Dakka-Haidir Basir (Putri Haidir) 11.30 persen. Adapun yang tidak menjawab atau belum menentukan pilihan 11.00 persen.
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
- Makassar Raup Manfaat Besar dari HUT Dekranas 2026, Transaksi Pameran Capai Rp5 Miliar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- Wabup Gowa dan Kodim 1409 Perkuat Silaturahmi Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
Peneliti SRI, Zubhan memaparkan, pihaknya juga memotret potensi perubahan pilihan pada Pilwalkot Palopo 2024, yang berdasarkan hasil survei SRI, sebanyak 52.2 persen kecil kemungkinan responden akan mengubah pilihannya. bahkan hampir tidak mungkin.
“Sedangkan 18.7 persen responden besar kemungkinan mengubah pilihan, 3.2 persen tidak menjawab,” kata Zubhan.
Direktur SRI, Mahfud HM menjelaskan, salah satu alasan responden memilih Trisal-Ome karena dianggap memiliki program yang dianggap rasional. Salah satunya adalah memberikan bantuan modal usaha kepada UMKM senilai Rp5 juta.
“Program bantuan 5 juta untuk UMKM itulah yang mengangkat elektabilitas Trisal-Ome,” kata Mahfud HM.
Selain itu, pasangan Trisal-Ome tidak terafiliasi dengan salah satu kandidat gubernur, sehingga kedua pendukung kandidat gubernur merapat ke Trisal-Ome.
“Kalau FKJNUR itu terang-terangan mendukung Andalan Hati di Pilgub, sehingga pendukung DIA riskan merapat ke FKJNUR. Berbeda dengan Trisal-Ome yang bersikap netral di Pilgub sehingga baik pendukung Andalan Hati dan DIA berada di pasangan Trisal,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
