Heboh Bendera Khilafah di Acara Pernikahan, Warganet: Tamunya Teroris?!

Terkini.id, Jakarta – Media sosial dihebohkan dengan foto sepadang pengantin kibarkan bendera hitam khilafah di acara pernikahan mereka.

Bendera khilafah berwarna hitam dengan tulisan tauhid itu dibentangkan oleh sepasang pengantin di pelaminan.

Foto yang buat geger warganet itu diunggah oleh akun twitter @Karolina_bee11, sebagaimana dikutip oleh Terkini.id pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Baca Juga: Geger! Chusnul Sebut Islamophobia Tidak Ada: yang Ada Kadrun Takut...

Dalam foto itu terlihat sepasang pengantin di pelaminan sedang difoto. Penampilan mereka biasa saja sebagaimana pernikahan pada umumnya.

Namun yang menyita perhatian publik adalah bendera hitam bertuliskan Khilafah dan kalimat tauhid itu yang dibentangkan kedua pengantin sambil berfoto.

Baca Juga: Viral Isu Islamophobia! Chusnul Singgung Kadrun: yang Ada Kafirphobia

Bukan hanya membagikan foto itu, sang pengguna twitter itu juga menuliskan cuitan yang menyinggung foto tersebut.

Cuitan pegiat twitter (@Karolina_bee11)

“Setelah gagal dikibarkan di sekolah2, nantangin lagi ni di kibarkan di acara resepsi pernikahan??,” tulisnya dalam cuitan tersebut.

“Pertanyaan, siapakah pasangan pengantin agen (H-TI) ini? Apakah ada jejak dgn Khilafattul Muslimin?,” tulis sang pengguna twitter itu melanjutkan.

Baca Juga: Viral Isu Islamophobia! Chusnul Singgung Kadrun: yang Ada Kafirphobia

“@DivHumas_Polri tanya KUA @Kemenag_RI,” tulisnya menandaskan cuitan twitter itu.

Cuitan dan foto itu berhasil menarik banyak perhatian, warganet ramai-ramai membanjiri kolom komentar.

Salah satunya ialah warganet dengan akun twitter @ayu_mantari, dirinya menyinggung orang di foto itu dengan bertanya apakah tamu undangan sepasang kekasih itu merupakan para teroris.

Komentar netizen (twitter @Karolina_bee11)

“Tamunya teroris semua kali yak,” ujar sang warganet mengomentari, masih ada beberapa komentar lainnya sebagaimana dapat terlihat.

“Itu kenapa nikahnya pakai baju kafir ya,” ujar warganet lainnya menimpal.

“Dear pak polisi, apakah ada minat untuk melakukan wawancara dengan pengganti baru,” ujar sang warganet lainnya mengomentari. 

Bagikan