Helmi Felis Sebut Nikita Mirzani Sebagai ‘Lonte’ Akibat Tidak Kooperatif Saat Digrebek Polisi: Lonte Emang Nyusahin!

Terkini.id, Jakarta- Pegiat media sosial Helmi Felis dengan mengejutkan melontarkan komentar pedas terhadap artis Nikita Mirzani

Artis Nikita Mirzani kembali berurusan dengan polisi sampai rumahnya dikepung polisi selama berjam-jam. 

Helmi Felis melontarkan komentar pedasnya terhadap Nikita melalui akun Twitternya sebagaimana dilihat pada Rabu 15 Juni 2022. 

Baca Juga: Nikita Mirzani Geram Dikaitkan dengan Ferdy Sambo: Backingan Gue Jin...

Dalam tulisan komentarnya, Helmi Felis tidak segan-segan menyebut Nikita Mirzani dengan sebutan “Lonte”. 

Helmi Felis mengatakan bahwa Nikita Mirzani tidak kooperatif saat digerebek pihak kepolisian. 

Baca Juga: Soal Nikita Mirzani ke Luar Negeri, Polisi: Pergi Untuk Memeriksakan...

Helmi menyebutkan bahwa Nikita Mirzani tidak mau untuk keluar rumah menemui pihak kepolisian. 

“Rumah lonte disatroni polisi namun sang lonte tidak kooperatif, tidak mau keluar rumah,” tulis Helmi. 

Lebih lanjut, Helmi menyebut bahwa Nikita Mirzani atau yang disebutnya “lonte” memang menyusahkan. 

Baca Juga: Soal Nikita Mirzani ke Luar Negeri, Polisi: Pergi Untuk Memeriksakan...

“Lonte emang nyusahin,” pungkasnya.

(Twitter/Helmi_Felis)

Sementara itu, Nikita Mirzani menyebut dirinya dilaporkan polisi oleh pacar Nindy Ayunda, Dito Mahendra

Dito Mahendra melaporkan Nikira Mirzani ke Polresta Serang Kota atas tuduhan pencemaran nama baik melalui ITE, sebagaimana dilansir dari detik,com. 

Nikita mengaku sudah beberapa kali dipanggil penyidik kepolisian namun tidak bisa datang karena alasan kesibukannya. 

“Sama Dito Mahendra dilaporkan tanggal 16 Mei. Kalau prosedurnya, nggak bisa dong langsung dipanggil. Datang panggilan pertama itu 25 atau 28. Sudah nih, karena nggak bisa, karena lagi latihan tinju, harus fokus segala macam, dan itukan jauh di Serang,” ungkap Nikita Mirzani di kediamannya, kawasan Petukangan, Jakarta Selatan, Rabu 15 Juni 2022.

“Habis itu, saya nggak bisa datang, besok, bukan nunggu dua hari ya, besok datang lagi surat panggilan, besok datang lagi surat panggilan,” lanjutnya

Karena tidak ada jawaban dari Nikita Mirzani, polisi akhirnya menjemput paksa ibu tiga anak itu. 

Nikita Mirzani disebut tidak kooperatif dalam masalah hukum.

“Gara-gara di sini (rumahnya) nggak digubris, dia datang ke pak RT. Dia juga nggak diganggu. Surat panggilannya datang ke sana, makin nggak nyambung. Pak RT juga dapat surat panggilannya untuk saya itu tiga kali,” jelasnya. 

Nikita mengaku bingung dengan surat panggilan atas dirinya yang disampaikan kepada Ketua RT. 

Dia lantas menyebut surat panggilan dirinya yang ditujukan kepada Ketua RT tidak nyambung.

“Makanya aku bingung, ‘kenapa jadi ke Pak RT’, makin nggak nyambung. Terakhir datang lagi surat panggilan, nggak tahu cara kasihnya bagaimana, pokoknya ada surat panggilan,” beber Nikita Mirzani.

“Nggak terima. Nggak ada tanggal, tapi di sini ada. Disuruh datang tanggal 13 Juni. Ini kan 16 Juni, cuma beda 3 hari doang. Masa kucuk-kucuk datang jam 3 pagi datang surat penangkapan. Kan nggak nyambung,” tuturnya.

Nikita Mirzani mengaku tidak kenal sosok Dito Mahendra. Ia pun bingung kenapa dirinya dipolisikan.

“Ya karena, ada nggak sih polisi tiba-tiba antar tiap hari ke rumah, polisi lo yang antar dari Serang. Tiap hari. Itukan sudah nggak wajar. Pasal-pasalnya yang diterapkan juga nggak wajar. Saya nggak pernah kenal Dito. Tapi Dito pasti kenal saya, dia pernah kirimkan bunga mengatasnamakan Askara Parasady Harsono,” imbuh Nikita Mirzani.

“Tapi karena dia minta klarifikasi, saya nggak mau, ya sudah, habis itu rumah saya dicoret. Salon kita berdua, dicoret. Dea sama teman saya dibuntuti, habis dibuntuti difoto dari belakang mobilnya segala macam, habis itu dikirim ke kos-kosan,” tukasnya.

Bagikan