Hiswana Migas Makassar Family Gathering di Kualalumpur

Hiswana Migas Makassar Family Gathering di Kualalumpur

Terkini.id,Makassar – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC I Makassar menggelar Family Gathering di Kuala Lumpur, Genting Melaka sejak 21 hingga 24 Juli 2019 lalu.

Family Gathering tersebut diikuti 50 pengusaha yang terdiri pengusaha/pemilik SPBU,  pengusaha/agent Elpiji 3 kg wilayah kerja DPC I Makassar.

Acara tersebut turut dimeriahkan oleh pengusaha dari DPC 2 wilayah Pare-Pare. Di samping itu turut serta juga dalam rombongan Ketua DPD Hiswana Migas Sulawesi Ir. Muhammad Hasbidin HS.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Hiswana Migas DPC I Makassar. Tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi antar pengusaha migas dan agent. Tahun sebelumnya selalu dilaksanakan di dalam negeri (Bali dan Bromo), tahun ini sedikit berbeda dengan kunjungan ke Luar negeri yaitu Kuala Lumpur , Genting – Melaka.

“Intinya dengan semangat kebersamaan ini kita berharap Teman-teman semakin solid,” ucap Ir. H. Sukardi Haseng selaku Ketua Hiswana Migas DPC I Makassar.

Program ini kata dia d sambut baik oleh pengusaha dan agent, apalagi dengan subsidi yang diberikan oleh Hiswana Migas DPC I Makassar ke peserta tour.

“Kegiatan ini juga didukung oleh Sponsor Hino (Kumala Motor Group) sebagai salah satu stake holders pengusaha migas di Sulawesi,” terangnya.

Perjalanan selama 4 hari 3 malam  menyusuri destinasi-destinasi paling hits di Malaysia, ditunjuk sebagai tour Organizer adalah Radja Wisata.

“Alhamdulillah respon peserta sangat positif dengan layanan kami meski dengan waktu persiapan yang cukup singkat setelah kami ditunjuk sebagai travel pelaksana kegiatan oleh Hiswana Migas DPC I Makassar tutup Mawardha Dj, Direktur Radja wisata yang turun langsung menjadi Tour Leader di rombongan ini,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Maros

Anggaran Pilkada Maros 2019 Rp31,1 Miliar

Terkini.id -- Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Maros bakal menelan anggaran sebesar Rp31,1 miliar.Hal itu berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang