Identitas Pramugari Korban ATR 42-500 Teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono

Identitas Pramugari Korban ATR 42-500 Teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar – Rumah Sakit Bhayangkara telah menerima satu kantong jenazah berisi yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dari kecelakaan maskapai Indonesia Air Transport ATR 42-500 pada Sabtu 17 Januari 2026 lalu.

Jenazah korban dibawa dari Posko SAR Tim Advance Jungle Unit (AJU), Kantor Desa Tompobulu, Kecamatan Balloci, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan. Korban yang baru saja diterima itu merupakan Pramugari dari maskapai tipe ATR 42-500.

Identitas Pramugari Korban ATR 42-500 Teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono
Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono,

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan, Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol dr Muhammad Haris Kabiddokkes Polda Sulawesi Selatan, tim langsung melakukan proses identifikasi setelah menerima jenazah korban dengan dukungan Tim Dokkes Polri dan unsur terkait lainnya.

“Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono,” kata Haris kepada awak media di Kantor Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Rabu 21 Januari 2026.

Identitas Pramugari Korban ATR 42-500 Teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono
Florencia Lolita Wibisono

Dia menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, properti, serta ciri-ciri medis yang ditemukan pada jenazah dan dicocokkan dengan data ante mortem yang tersedia.

Baca Juga

Sementara itu, Kapusident Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi, menjelaskan kondisi jenazah yang relatif baik sangat membantu proses identifikasi, khususnya pada pemeriksaan sidik jari.

“Untuk tim identifikasi, jenazah masuk dalam keadaan cukup bagus sehingga papiler pada sidik jari masih dapat terbaca,” jelasnya.

“Kami langsung mengambil sidik jarinya dan dengan peralatan yang kami miliki, identitas yang bersangkutan dapat terbaca,” sambung Mashudi.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan terungkapnya identitas korban tersebut setelah dibuktikan secara saintifik dan pemeriksaan tim DVI telah diakui secara internasional sehingga hasilnya valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Identitas Pramugari Korban ATR 42-500 Teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono

“Seperti tadi disampaikan Kabiddokes dan Kapusident bahwa hasil pemeriksaan tidak terbantahkan, data identitas identik dengan korban,” kata Kapolda.

“Mengenai dengan penyerahan serah terima jenazah korban kepada pihak keluarga, Djuhandhani mengatakan hal itu akan menyerahkan lebih lanjut kepada Basarnas sebagai leading sector dalam penanganan kecelakaan pesawat tersebut lebih lanjut,” tandasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.