Terkini.id, Jakarta – Ijtimak Se-Asia yang digelar Kabupaten Gowa, bulan lalu sempat berlangsung meskipun sudah dibatalkan dan dibubarkan pemerintah bersama aparat TNI-Polri.
Akibat pertemuan jemaah tablig tersebut, kini beberapa orang yang positif terjangkit corona diketahui punya riwayat pernah ke acara Ijtimak tersebut.
Sejumlah pasien positif covid-19 yang diketahui punya riwayat ke Gowa di antaranya muncul di Nusa Tenggara Barat, di Sleman Yogyakarta, Gorontalo, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga Sampit. Terakhir, pemerintah mengumumkan satu keluarga di Palu positif corona setelah sang ayah, pulang dari Ijtima di Gowa.
Ijtimak di Gowa pun menjadi klaster penyebaran virus corona yang perlu diwaspadai.
Warganet di Makassar mendesak pemerintah untuk melakukan tes kepada para peserta lokal Ijtima Ulama Gowa tersebut.
- PLN UID Sulselrabar Siagakan 73 Posko Kelistrikan dan 2.315 Personel, untuk Momen Idul Adha
- Asmo Sulsel Gelar Final Technical Skill Contest 2026, Uji Kompetensi Mekanik dan Service Advisor AHASS
- APT Harap Polemik Paskibraka Tidak Memicu Perpecahan Sosial
- Dokter Koboi Luncurkan Buku "Hitam Itu Bukan Sekadar Warna" di Malaysia
- PSMTI Sulsel Ajak Semua Pihak Bijak Sikapi Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel
Hal ini mengingat, jumlah warga Sulsel khususnya Makassar cukup banyak yang mengikuti pertemuan tersebut.
Untuk diketahui, dalam acara yang berlangsung pada 18 Maret 2020 lalu itu, tercatat hampir 10.000 orang dari berbagai daerah dan luar negeri yang telah berkumpul. Sebanyak 411 di antaranya dari Arab Saudi, Malaysia, Thailand, Bangladesh, Filipina, India hingga Pakistan.
Sementara, ada sebanyak 1.059 orang yang berasal dari Sulawesi Selatan dan Barat yang berkumpul di lokasi tersebut.
Warganet, Muh Farid Kasim, meminta kepada pemerintah Kota Makassar agar segera melakukan rapid tes terhadap para warga Makassar maupun warga Sulsel yang pernah mengikuti Ijtima Gowa tersebut.
“Mestinya cluster (Ijtima Gowa) ini segera di-rapid tes oleh Pemkot Makassar. Peserta lokal dari Makassar dan sekitarnya mungkin ada 1.000 orang. Pemkot kan sudah order 25.000 rapid tes. Kasihan saudara-saudara kita, mungkin ada yang terpapar virus dan tidak sadar telah menjadi OTG dan carrier bagi yang lainnya,” kata dia.
Peserta Ijtima Gowa
Dari catatan terkini.id, ribuan orang yang mengikuti IJtia Gowa Maret lalu antara lain:
Total WNA sebanyak 411 Orang terdiri dari 9 Negara.
1. Pakistan : 58 orang.
2. India : 35 orang.
3. Malaysia : 83 orang.
4. Warga Negara Thailand : 176 orang.
5. Brunei : 1 orang.
6. Timor Leste : 24 orang.
7. Arab saudi : 8 orang.
8. Bangladesh : 24 orang.
9. Philiphina : 2 orang.
Total WNI sebanyak 8.283 Orang terdiri dari berbagai Wialayah.
1. Nanggroe Aceh Darussalam : 12
2. Sumatera Utara : 35 orang.
3. Sumatera Barat : 130 orang.
4. Riau : 17 orang.
5. Jambi : 27 orang.
6. Bangka Belitung : 10 orang.
7. Bengkulu : 10 orang.
8. Lampung : 115 orang.
9. DKI Jakarta : 294 orang.
10. Banten : 19 orang.
11. Jawa Barat : 421 orang.
12. Jawa Tengah : 1.167 orang.
13. Jawa Timur : 260 orang.
14. Bali : 9 orang.
15. Nusa Tenggara Barat : 752 orang.
16. Nusa Tenggara Timur : 103 orang.
17. Kalimantan Barat : 23 orang.
18. Kalimantan Selatan : 733 orang.
19. Kalimantan Tengah : 90 orang.
20. Kalimantan Timur : 1.316 orang.
21. Kalumantan Utara : 192 orang.
22. Sulawesi Utara : 29 orang.
23. Sulawesi Tengah : 742 orang.
24. Sulawesi Tenggara : 120 orang.
25. Sulawesi Selatan dan Barat : 1.059 orang.
26. Gorontalo : 5 orang.
27. Maluku Utara : 27 orang.
28 Ambon : 2 orang.
29. Papua : 564 orang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
