Terkini – Dalam industri otomotif terdapat dua jenis istilah yang sudah tidak asing lagi di telinga kita, yakni aki, yang terdiri atas aki basahdan aki kering.
Walaupun memiliki perbedaan nama, kedua benda ini sama-sama menggunakan cairan elektroda atau yang biasa disebut air aki. Walaupun memiliki nama yang sama, aki kering dan aki basah memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Aki merupakan sebuah komponen yang vital bagi sepeda motor maupun mobil, hal ini dikarenakan aki akan berhubungan dengan kelistrikan yang ada pada kendaraan. Aki juga menyediakan sumber energi untuk lampu sorot dan sign.
Berikut ini, kami akan menjelaskan seputar perawatan aki kering pada sepeda motor. Salah satu kemudahan menggunakan aki kering pada sepeda motor tentu saja supaya minim perawatan. Meski begitu bukan berarti penggunaan aki kering pada sepeda motor tersebut bisa dilakukan dengan sembarang.
Tujuannya tentu saja agar usia pakai aki menjadi lebih panjang. Dengan begitu kita bisa jadi lebih hemat dalam mengeluarkan ongkos perawatan bukan? Aki kering sendiri mengandung gel sebagai pengganti cairan elektrolit.
- Asmo Sulsel Kampanye #Cari_Aman Menyasar Generasi Muda di SMPN 1 Gowa
- Cetak Agen Perubahan, Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Kiat Pengembangan Sapi Perah di Daerah Tropis
- Bupati Sidrap Paparkan Terobosan Stabilkan Harga Telur di Hadapan Menteri Pertanian
- Sinergi Dinas Kesehatan dan P2KB, Latih Kader, Perkuat Langkah Percepat Penurunan Stunting di Jeneponto
- RS Mata JEC ORBITA Makassar Perkenalkan PRESBYOND untuk Atasi Gangguan Penglihatan Usia 40 Tahun ke Atas
Gel ini memiliki sifat yang sulit menguap, bahkan sekalipun menguap, sisa pembuangan uapnya akan masuk lagi ke dalam wadah aki sehingga Anda tidak perlu melakukan proses isi ulang seperti pada aki basah.
Oleh karena itu aki ini dikatakan maintenance free (bebas perawatan) dan tahan lama. Saat ini, hampir semua motor Honda sudah menggunakan aki kering.
Mengutip dari lama resmi Astra Motor disebutkan tujuh cara merawat aki kering yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Perhatikan Penggunaan Aksesoris Pada Motor Anda
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah lebih kepada cara penggunaan motor Anda sendiri. Usahakan untuk tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan pada motor, terutama yang menggunakan energi listrik.
Contohnya seperti menambah lampu-lampu lain sebagai hiasan, perangkat audio rakitan, atau mengubah tipe klakson motor melebihi batas yang dianjurkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
