Inpres Jokowi Mengenai Jenis Sanksi Bagi Para Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Jokowi Teken Inpres Mengenai Sanksi Bagi Para Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19/Nawacita.co

Terkini.id, Makassar – Penyebaran Covid-19 di tanah air masih terus meningkat.

Dilansir dari situs resmi Covid19.go.id, pada Rabu 6 Agustus 2020, dimana angka positif 116.871 orang, sembuh 73.889 orang, dan yang meninggal 5.452 orang.

Hal inilah yang yang membuat Presiden Joko Widodo memusatkan perhatiannya terhadap pencegahan Covid-19 secara lebih intensif.

Itu bisa dilihat dengan adanya Instruksi Presiden( Inpres) yang secara resmi dari Presiden Joko Widodo. 

Pada 4 Agustus 2020 yang lalu Jokowi resmi meneken Inpres Nomor 6 Tahun 2020. 

Menarik untuk Anda:

Dimana Inpres itu berisikan tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. 

Dikutip dari CNN Indonesia, dalam Inpres tersebut Jokowi Mengklasifikasikan jenis sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. 

Seperti teguran secara lisan atau tulisan, denda administrasi, kerja sosial sampai kepada pemberhentian atau penutupan sementara penyelenggara usaha. 

Disamping itu, sanksi tersebut bukan hanya berlaku bagi perorangan tetapi juga berlaku bagi para pelaku usaha, penyelenggara, pengelola, penanggung jawab tempat dan fasilitas umum. 

“Ketentuan ini juga berlaku di area publik yang dapat menimbulkan kerumunan massa, tempat dan fasilitas umum dalam protokol kesehatan lain yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ucap eks Wali Kota Solo dalam Inpres tersebut.

Adapun tempat umum yang dimaksud seperti stasiun, tempat ibadah, usaha dan industri, perkantoran, Bandar udara, transportasi umum, toko, warung makan, pedagang kaki lima,

sekolah, terminal, café dan restoran, pelabuhan, kendaraan pribadi, pasar modern dan tradisional, rumah makan, perhotelan, tempat wisata, apotek dan toko obat, serta fasilitas layanan kesehatan. 

Mengenai pengaplikasian dari isi Inpres tersebut akan ditindak lanjuti dalam peraturan Gubernur, Wali Kota atau Bupati. 

Lanjut, dalam Inpres tersebut juga termaktub, yang mengatur bagaimana ketentuan sosialisasi informasi atau edukasi cara pencegahan dan pengendalian covid-19.

Tentunya dengan mengharapkan partisipasi aktif dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tentunya seluruh elemen masyarakat. 

Adapun  beberapa protokol kesehatan yang diterapkan seperti pemakaian masker yang bisa menutupi mulut hingga dagu dan hidung. 

Apalagi ketika mau keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain. 

Kemudian Physikal distancing( Jaga Jarak), meningkatkan imunitas tubuh dengan pola hidup yang sehat dan tentunya jangan lupa mencuci tangan secara teratur dengan menggunakan sabun

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Diduga Oknum Polisi Meyetubuhi Gadis Pelanggar Lalu Lintas

Tekan China, Amerika Serikat Jual Senjata Utama Ke Taiwan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar