Terkini, Makassar – Putaran pertama Liga 1 2024/2025 diwarnai polemik setelah PSM Makassar dijatuhi sanksi pengurangan tiga poin.
Keputusan ini tak hanya membuat tim berjuluk Juku Eja kehilangan poin, tetapi juga kemenangan mereka atas Barito Putera dianulir.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu, 22 Desember 2024, PSM awalnya menang 3-2.
Namun, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyatakan PSM kalah 0-3 akibat pelanggaran aturan yang mencoreng kompetisi.
Kronologi Insiden
- Pena Petrofin Awards 2026 Dorong Kolaborasi Media dan Industri Energi di Makassar
- Jaga Keamanan dan Kestabilan Ekonomi Menjelang Idul Adha, Bupati Rakor Dengan Forkopimda Jeneponto
- Pelindo Multi Terminal Siap Dukung Hilirisasi dan Komoditas Baru di Indonesia Timur
- Bupati Sidrap Turun Tangan Tata Kawasan Monumen Ganggawa, Jadi Ruang Publik dan Pusat Ekonomi
- Wuling Eksion Resmi Meluncur di Makassar, SUV 7-Seater EV dan PHEV Pertama untuk Keluarga Modern
Di menit-menit akhir pertandingan, terjadi situasi kontroversial. PSM, yang saat itu unggul, kedapatan bermain dengan 12 pemain di lapangan pada menit ke-98.
Kejadian bermula dari pergantian tiga pemain sekaligus pada menit 90+7. Namun, sebelum salah satu pemain keluar lapangan, pengganti sudah masuk dan membuat jumlah pemain PSM menjadi berlebihan.
Insiden ini tak luput dari perhatian Barito Putera, yang mengunggah bukti visual di media sosial.
“Pesan untuk PSSI dan PT LIB, kami bermain melawan 12 pemain,” tulis akun resmi Barito Putera, menyiratkan keberatan atas insiden tersebut.
Sanksi Tegas
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
