Terkini.id, Jakarta – Seorang Crazy Rich asal Grobogan berinisiatif untuk memperbaiki jalan rusak menuju kampung halamannya yang menghabiskan dana pribadinya sekitar 2,8 miliar rupiah.
Crazy Rich itu diketahui Bernama Joko Suranto. Dia berinisiatif memperbaiki jalan menuju kampung halamannya untuk mendapatkan pengalaman mudik yang lebih baik, karena sebelumnya pada saat jalan rusak, mobil yang ia kendarai terperosok akibat jalan berlubang.
Menurut Joko Suranto, nominal yang ia gelontorkan untuk memperbaiki jalan, nilainya sama dengan pendapatan perusahaannya selama satu bulan.
“Kalau ditanya Rp 2,8 miliar itu pendapatan berapa lama di perusahaan nggak ada tola ukur pastinya. Sebab bisnis naik turun itu pergerakan pasti”, kata Joko Suranto, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu 30 April 2022.
“Namun jika dilihat tahun ini, uang itu setara dengan pendapatan sebulan perusahaan sebelum pandemi”, jelas Joko.
- Crazy Rich Sponsori Formula E Jakarta, Intip Orangnya!
- Awas Pamer Harta! Crazy Rich Diintai Anak Buah Sri Mulyani Gegara MS Glow Ngaku Penjualannya Rp600 Miliar per Bulan
- Dulu Pernah Kritik Oknum Bank Syariah Nakal, Nama Jusuf Hamka Kembali Populer, Warganet: Panutan! Crazy Rich Beneran Tapi Anti Pamer
- Crazy Rich, Fenomena 'Kaya Dadakan' di Indonesia
- Terancam Dimiskinkan, Ini Aset Crazy Rich Indra Kenz yang Disita Senilai 84 Miliar!
Dia menambahkan bahwa perusahaannya sering kali berdonasi secara rutin, mulai dari membangun tempat ibadah, hingga memberikan peralatan salat dan Al-Qur’an.
Selain itu, perusahaan yang diberi nama sama dengan nama istri dan almarhum ayah joko ini membina percetakan Khusus Al-Quran.
“Kalau donasi amal tahunan sudah ada rincian sendiri dan donasi amal jalan ini merupakan rezei kejutan Allah. Sehingga kami atas nama keluarga besar almarhum orangtua bisa bersama meringankan beban”, ungkapnya.
Dia mengatakan bahwa lebaran Idul Fitri ini, Joko bersama keluarganya mudik dengan membawa serta tiga mobil mewahnya, yakni Lexus Seri 570, Alphard tipe G dan Hyundai Palisade Signature.
“Pernah memakai mobil jenis city car tapi keperosok, tersangkut dan rusak. Tapi kita akhirnya memilih mobil SUV. Kalau sekarang jalan sudah baik dan menuju desa sudah diperbaiki juga, maka saya bisa pulang memakai Lexus, Alphard dan juga Hyundai saya ini”, kata Joko.
Kendati demikian, dia tidak ingin disebut sebagai konglomerat meski memiliki sederet mobil mewah.
“Saya bukan konglomerat, melihat kebahagiaan ini tentunya bersyukur, apalagi sudah bisa pulang memakai mobil. Tapi saat melihat warga yang antusias ini saya jauh lebih senang dan terharu”, tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
