Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah video di jagat maya yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan saat ditanya mengenai program Bantuan Langsung Tunai (BLT), Minggu 18 September 2022.
Pertanyaan itu diajukan kepada Presiden Jokowi karena saat ini di masa pemerintahannya menggunakan program BLT yang berbanding terbalik saat belum menjadi presiden yang pernah menolak akan adanya program BLT.

Pertanyaan wartawan kepada Presiden Jokowi ini berkaitan dengan sindiran Partai Demokrat yang mengatakan program BLT dulu dihina-hina tapi sekarang digunakan pada pemerintahan Jokowi.
“Ini terkait dengan BLT yang kemarin disindir oleh Demokrat yang katanya dulu dihina-hina sekarang dipergunakan lagi di masa pak Presiden untuk mengatasi harga BBM, izin mohon tanggapannya”, tanya salah seorang perempuan dalam video yang belakangan diketahui seorang wartawan.
Selain menanyakan soal program BLT, wartawan juga sempat mempertanyakan kepada Presiden Jokowi mengenai isu yang beredar jika Jokowi akan kembali bertarung di pesta demokrasi Pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden (Cawapres).
- Resmikan Gedung Ibu dan Anak RS Wahidin Makassar, Presiden Jokowi: Seperti Masuk Hotel Bintang 5
- RS Wahidin Makassar Gelar Operasi Implan Koklea Bantuan dari Presiden RI dan Kemenkes ke Anak Asal Gorontalo
- Setelah Penantian Panjang, Jufri Rahman Akhirnya Jabat Sekprov Sulawesi Selatan
- Dapat Golden Visa dari Jokowi, Shin Tae-yong Ucapkan Kalimat Menyentuh
- Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Simulasi Drone Tabur Pupuk di Papua Selatan
“Yang kedua mungkin soal isu lain pak (Jokowi) terkait dengan bapak yang disebut berpeluang untuk maju lagi sebagai Cawapres di Pilpres 2024”, tanyanya.
Sontak, yang menyita perhatian publik dari dua pertanyaan yang diajukan yakni Presiden Jokowi tidak menjawab pertanyaan pertama yang diajukan dan langsung menjawab pertanyaan kedua yang menyangkut isu Jokowi akan maju sebagai Cawapres 2024.
Hal inilah yang membuat publik bertanya-tanya karena tidak bisa menjawab pertanyaan mengenai BLT sementara di era SBY, pernah dinilai menurunkan harga diri jika menerima BLT.
“Sejak awal saya sampaikan bahwa ini yang menyiapkan bukan saya loh ya urusan tiga periode sudah saya jawab begitu sudah dijawab muncul yang namanya perpanjangan juga sudah saya jawab. Ini muncul lagi jadi Wapres itu dari siapa? Kalau dari saya akan saya terangkan kalau nggak dari saya, saya nggak mau nerangkan, y aitu aja terimakasih”, jawab Presiden Jokowi.
Jokowi Tolak BLT dan BLSM
Sebelumnya, sebelum menjabat sebagai presiden, Jokowi pernah menyatakan jika dirinya sangat tidak setuju dengan adanya program seperti BLT dan BLSM.
Menurutnya, jika bantuan itu diberikan kepada usaha UMKM akan lebih bermanfaat untuk menunjang usaha-usaha kecil.

“Dari dulu memang paling tidak senang bantuan tunai. Kalau bisa bantuan itu diberikan untuk usaha-usaha produktif, usaha-usaha kecil, usaha rumah tangga yang produktif itu akan lebih baik”, kata Presiden Jokowi.
“Dari dulu saya nggak setuju BLT entah yang ini BLSM ini semuanya enggak”, ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
