Terkini, Jeneponto – Kepala Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Efendi Amba, menanggapi serius isu dugaan pemalsuan Kartu Keluarga (KK) yang diduga digunakan untuk mengambil Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Ia menegaskan akan mengusut tuntas oknum yang terbukti terlibat dalam praktik tersebut.
“Ini tidak bisa dibiarkan. Ada yang berusaha merusak nama baik pemerintah desa dan merugikan banyak pihak demi keuntungan pribadi,” tegas Efendi Amba yang akrab disapa Daeng Nai, Sabtu, 4 Juli 2026.
Terkait kasus ini, pihaknya pernah di minta klarifikasi oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Jeneponto Namun ia menegaskan tidak terlibat sama sekali dan memastikan pemerintah desa tidak memiliki kaitan dengan
Penyaluran BLT Kesra APBNBLT Kesra. program bantuan sosial berskala nasional yang dikelola penuh oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) diterima langsung oleh warga di Kantor Pos, bukan di desa, sehingga tidak ada kaitannya dengan pemerintah desa,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan Dugaan praktik pemalsuan dan manipulasi data Kartu Keluarga (KK) bermunculan terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Hal ini diungkapkan oleh seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya, Jum’at, 3 Juli 2026.
Menurut keterangan warga tersebut, modus yang diduga terjadi adalah pengubahan susunan data dalam KK. “Untuk bisa mewakili mengambil BLT, susunan dalam KK diubah. Nama-nama yang memiliki kode bantuan dimasukkan ke dalam KK tersebut,” ungkapnya.
Sesuai hasil penelusuran Terkini.id, KK yang diduga dijadikan pemenuhan syarat untuk mengambil BLT Kesra itu merupakan KK yang diubah anggota keluarganya. Data penerima BLT dimasukkan ke dalam KK sehingga dapat mewakili untuk mengambil bantuan tersebut. Diantaranya lelaki berinisial B yang merupakan penerima BLT Kesra di Desa Borongtala dimasukkan kedalam KK nomor 73040226991xxxx8 sebagai Kepala Keluarga. Dimana lelaki B bukan suami dari pemilik KK dengan nomor tersebut.”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
