Terkini.id, Makassar – Kafe yang mengusung konsep outdoor (luar ruangan) ini berada di sebelah kanan Mal Phinisi Point, Makassar, dan berbatasan langsung dengan tepi laut. Namanya El Pace, terinspirasi dari salah satu Kota di Meksiko, El Paso.
Terasa sejuk pada sore hari karena hembusan angin laut Losari. Pengunjung El Pace sebagian besar merupakan masyarakat yang datang ke mal untuk berbelanja.
Restoran dan kafe yang mengusung konsep outdoor memang semakin diminati masyarakat pada masa pandemi. Mereka yakin ruang terbuka akan memperkecil risiko penularan wabah.
“Ruang terbuka otomatis sirkulasi udara juga lebih bagus dibanding kafe tertutup,” kata Jerly Iis Karlina, Salah satu Owner El Pace, Jumat, 25 Februari 2022.
Pengelola El Pace tampaknya memperhatikan aturan protokol kesehatan. Hal ini terlihat dari pengaturan meja dan kursi yang ditata berjarak untuk menerapkan social distancing. Setiap meja juga hanya ditempatkan dua kursi agar tidak ada kerumunan.
Sementara kursi lain tempat bersandar, kesemuanya terbuat dari semen, ditata mengikuti alur dinding yang langsung berbatasan dengan laut.

Di tempat ini, pengunjung bisa mendapat udara sejuk. Dengan konsep kafe pinggir laut, El Pace menyediakan banyak latar foto Instagram. Sangat cocok untuk menikmati pesona matahari tenggelam (sunset).
El Pace bekerja sama dengan Noon Tea Bar yang menawarkan berbagai jenis minuman. Ia berada di sisi kanan saat kaki melangkah memasuki kafe. Sementara dapur tempat meracik makanan berada di sisi kiri.
Pada pagi hari, El Pace sangat cocok untuk berolahraga dan kegiatan berjemur. Tempat ini juga menyediakan menu sarapan seperti roti bakar dan sandwich sembari melihat pemandangan laut yang membentang.
“Kami buka pada Senin-Jumat mulai pukul 10 sampai pukul 9 Wita. Kalau Sabtu dan Minggu buka mulai pukul 8-10 Wita,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
