Terkini, Jeneponto – Suasana hening, khidmat, dan penuh haru menyelimuti TPU Dusun Ganrangbatu Selatan, Desa Kayuloe Timur, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Jumat, 29 Mei 2026. Di tempat peristirahatan terakhir itu, keluarga besar TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, serta masyarakat berkumpul untuk melepas kepergian salah satu putra terbaik bangsa, Almarhum Kolonel Inf (Purn.) Muharwen, melalui sebuah upacara pemakaman militer yang megah namun menyentuh hati.
Upacara penghormatan terakhir ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., yang hadir membawa pesan persaudaraan dan kehormatan dari seluruh prajurit di wilayah Komando Daerah Militer Hasanuddin. Kehadiran Kasdam menjadi bukti nyata betapa tingginya penghargaan institusi terhadap sosok almarhum yang telah menuntaskan seluruh masa pengabdiannya demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Prosesi pemakaman berjalan dengan tertib dan penuh rasa haru. Di hadapan liang lahat, seluruh peserta upacara memberikan penghormatan terakhir sebagai tanda bakti dan hormat kepada almarhum yang selama hidupnya telah mengenakan seragam kebanggaan itu. Brigjen TNI Sugeng Hartono selaku Inspektur Upacara kemudian melakukan penimbunan tanah secara simbolis, diikuti dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga yang dilakukan oleh keluarga, rekan-rekan sejawat, serta seluruh peserta yang hadir, seolah mengiringi kepergiannya menuju kedamaian abadi.
Turut hadir mendampingi prosesi yang sakral ini, antara lain Pamen Ahli Bidang OMP Dam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Rudi Antonomi Rahman, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., Kasdim 1425/Jeneponto, serta jajaran PJU Kodim dan Polres Jeneponto. Kehadiran anggota PPAD Kabupaten Jeneponto, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, serta barisan personel Kodim 1425/Jeneponto semakin melengkapi kekhidmatan suasana, bergabung berdiri berdampingan dengan keluarga besar almarhum yang setia mendampingi hingga saat-saat terakhir.

Sahabat Seperjuangan Sejak Masa Pendidikan
- Iduladha, DPC Gerindra Makassar Salurkan Daging Kurban untuk Kader
- Komitmen Tanpa Batas, Libur Idul Adha, Disdukcapil Jeneponto Tetap Buka Pelayanan, 470 Dokumen Tuntas
- PT Vale Deklarasikan Program Sekolah Bersinar, Wujudkan Lingkungan Belajar Bebas Narkotika
- PT Vale di Sorowako Salurkan Sapi Kurban ke Wilayah Pemberdayaan
- Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Daerah Kejar Universal Coverage Jamsostek
Dalam amanat yang disampaikan di tengah suasana duka tersebut, Brigjen TNI Sugeng Hartono tak sanggup menahan rasa haru. Baginya, kepergian Kolonel Muharwen bukan sekadar kehilangan seorang purnawirawan atau mantan pejabat tinggi militer, melainkan kehilangan seorang sahabat sejati yang telah berjalan seiringan sejak awal menapaki karir kemiliteran.
“Kami sama-sama digembleng dan menempa ilmu di Akademi Militer (AKMIL), serta sama-sama dilantik menjadi Perwira pada tahun 1991 silam. Beliau adalah sosok yang sangat baik, memiliki pembawaan yang tenang, dan selalu menunjukkan loyalitas yang tinggi dalam setiap tugas dan pengabdian yang diembannya,” kenang Kasdam dengan nada suara yang bergetar.
Lebih lanjut, Brigjen Sugeng Hartono menegaskan bahwa penyelenggaraan upacara pemakaman militer ini adalah bentuk penghargaan tertinggi yang dapat diberikan oleh institusi kepada salah satu putra terbaiknya. Hal ini merupakan simbol bahwa jasa, dedikasi, dan pengabdian yang telah dicurahkan almarhum selama bertahun-tahun tidak akan pernah hilang dan tetap hidup dalam ingatan organisasi.
“Setiap tetes keringat dan pengabdian seorang prajurit pasti akan selalu meninggalkan jejak kehormatan serta keteladanan yang sangat berharga bagi kami semua, terutama bagi generasi penerus yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan ini,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, atas nama seluruh keluarga besar TNI Angkatan Darat dan khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Ia juga mengajak seluruh yang hadir untuk turut berdoa bersama.
“Kami menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya. Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar Almarhum Kolonel Inf (Purn.) Muharwen diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala khilafnya, dan mendapatkan tempat yang paling mulia serta terbaik di sisi Allah SWT. Serta kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan hati dalam menghadapi cobaan ini,” doanya.
Prosesi pemakaman militer ini pun ditutup dengan doa bersama, menjadi perpisahan yang penuh makna namun tetap teguh pada prinsip bahwa bagi seorang prajurit sejati, pengabdian tidak pernah benar-benar berakhir, melainkan hanya berubah wujud menjadi teladan abadi bagi bangsa dan negara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
