Terkini, Jeneponto – Kebakaran rumah milik warga kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu, 2 Juni 2024 sekitar pukul 01.00 Wita.
Kebakaran itu menghanguskan rumah milik warga Tanggakang, Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.
Kasi Humas Polres Jeneponto, Polda Sulawesi Selatan, AKP Bakri, membenarkan kebakaran yang terjadi di Kecamatan Tarowang itu.
“Kebakaran itu terjadi dini hari sekitar pukul 01.00 Wita, dalam kebakaran itu 5 unit rumah hangus terbakar,” kata AKP Bakri.

Rumah yang hangus terbakar itu, kata AKP Bakri milik warga Tanggakang, Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
“5 unit rumah yang hangus terbakar milik, Sanniasa Daeng Sangka (44), Nusu Daeng Lompo (55), Lido (37), Haliman (55) dan rumah milik Safaruddin (31),” jelas AKP Bakri.

Peristiwa kebakaran tersebut berawal dari rumah milik lelaki Darwis, kemudian menjalar ke rumah Safaruddin hingga kerumah milik Nusu, Lido dan Haliman.
“Kebakaran berhasil dipadamkan setelah 4 unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi, terdiri dari 3 unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Jeneponto dan satu unit bantuan dari Pemkab Bantaeng di bantu oleh personil Bhabinkamtibmas dan masyarakat sekitar,” ungkap AKP Bakri.
Menurutnya, kebakaran itu mengakibatkan kerugian yang ditaksir ratusan juta rupiah,” Kerugian ditaksir sekitar kurang lebih 400 juta,” terang AKP Bakri.
Selain 5 unit rumah yang rata dengan tanah, 3 unit rumah lainnya mengalami rusak berat.
“Penyebab kebakaran diperkirakan akibat arus pendek listrik, warga melihat kebakaran itu saat api sudah besar,” Pungkas AKP Bakri.
Sementara, Kapolsek Batang menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran.
“Mari mengecek kondisi kabel di rumah yang sudah lama terpakai dan apabila ingin mengganti kabel berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mengganti instalasi listrik serta periksalah kompor sebelum tidur dan saat akan bepergian,” himbau Kapolsek Batang Iptu Baharuddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
