Terkini, Gowa – Tim Bersama Husiah Talenrang-Darmawangsyah Muin (Hati Damai) menanggapi santai terkait perbedaan dukungan dalam satu keluarga di Pilkada Gowa 2024.
Mengingat, di negara demokrasi seperti Indonesia, setiap orang berhak memiliki pilihan politik masing-masing. Tidak ada paksaan dan tekanan.
Di level kepemimpinan nasional misalnya, saat
Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai Presiden, beberapa saudara kandungnya justru memilih menjadi oposisi pemerintahan.
Hal serupa juga pernah terjadi pada Pilkada Gowa sebelumnya. Pada tahun 2015, misalnya, terjadi persaingan antara keponakan dan tante, yakni Adnan Purichta Ichsan dan Tenri Olle Yasin Limpo, yang menunjukkan dinamika politik dalam keluarga adalah hal yang wajar.
Ketua Tim Bersama Hati Damai, Rahmansyah menuturkan, perbedaan dukungan dalam keluarga Calon Wakil Bupati Gowa nomor urut 2, Darmawangsyah Muin, merupakan bagian dari proses demokrasi.
- Husniah dan Ombas Pakai Pengacara Yang Sama Saat Berurusan dengan Polda
- CIMB Niaga Makassar Rayakan Kemerdekaan dengan Padel, Lomba hingga Aksi Sosial
- Anis Matta di Muktamar V Wahdah Islamiyah: Indonesia Harus Siap Hadapi 'Gempa Tektonik Geopolitik'
- Manfaatkan Limbah Kayu Jadi Briket Biomassa, PNUP Dorong Peluang Usaha Masyarakat Sidrap
- Sekda Jeneponto Tinjau Kesiapan Stadion Mini Turatea Jelang Piala Gubernur Sulsel 2026
Menurutnya, ini justru menunjukkan bahwa Darmawangsyah Muin adalah sosok yang sangat demokratis dan matang dalam berpolitik.
“Perbedaan pilihan politik adalah hal yang lumrah, terutama dalam momentum Pilkada. Ini menunjukkan kedewasaan dan keterbukaan dalam berdemokrasi,” terang Rahmansyah.
Diketahui Darmawangsyah Muin maju di Pilkada Gowa 2024 mendampingi Calon Bupati Husniah Talenrang. Keduanya diusung 7 parpol yakni Gerindra, PAN, Demokrat, Golkar, PKS, PDI Perjuangan dan Perindo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
