Terkini, Makassar – Proteksi warisan finansial, menjadi sangat penting di tengah tingginya biaya kebutuhan anak-anak, khususnya sekolah atau pendidikan. Dalam rentang waktu lima tahun terakhir, rata-rata kenaikan biaya sekolah anak meningkat 10-15 persen, atau lima kali lipat lebih cepat dari kenaikan gaji orang tua, yang cuma sekitar 2,6 persen.
Data itu disampaikan Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, saat media gathering di Makassar, Jumat 31 Oktober 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Vivin mengungkapkan kondisi inflasi Indonesia yang membuat masyarakat perlu memproteksi kehidupan anak-anaknya di masa depan, ketika tiba-tiba orang tua mengalami kondisi yang mengakibatkan hilangnya nyawa.
Dalam kesempatan tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) juga secara resmi meluncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan bagi keluarga, produk perlindungan jiwa dengan manfaat booster proteksi yang dapat meningkatkan nilai santunan asuransi hingga 150% tanpa kenaikan kontribusi.
Menurut Vivin, Produk ini dirancang khusus memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia dalam mempersiapkan ‘Kado Untuk Nanti’, sebagai warisan finansial untuk generasi penerus.
- Guru di Sulsel Bikin Inovasi untuk Siswa Buta Warna dan Permainan Matematika di Bakti BCA Teacher Tech Championship
- Musim Kemarau, Debu Jalanan Bisa Picu Kerusakan Komponen pada Motor Anda
- Celah Busi Tak Tepat Bisa Bikin Motor Susah Nyala dan Boros BBM
- Panen Ketiga Sipakatau: Saat Kebun Warga Maccini Parang Kota Makassar Mulai Dilirik hingga Nunukan
- Dari Antrean BBM ke Pemasok Industri Baterai, Kedaulatan Energi Sedang Dibangun di Sulawesi
Di tengah meningkatnya biaya hidup dan tekanan inflasi, kebutuhan akan perencanaan finansial jangka panjang menjadi semakin mendesak. Meski rata-rata inflasi nasional dalam lima tahun terakhir relatif stabil di kisaran 1,5–3,5% , kenyataannya biaya hidup sehari-hari meningkat lebih cepat.
Misalnya, biaya pendidikan naik 10–15% per tahun, sementara harga properti melonjak 8,6% hanya dalam empat tahun terakhir (dari 102,11% pada 2021 menjadi 110,9% di 2025).
Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya pengeluaran keluarga di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Selatan. Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan mencatat rata-rata pengeluaran per kapita mencapai Rp1,3 juta per bulan pada tahun 2024, meningkat sekitar 44% dari tahun 2017 yang sebelumnya hanya Rp927 ribu per bulan.
Khusus Kota Makassar, pengeluaran rumah tangga per kapita tahun 2024 mencapai Rp1,8 juta per bulan, meningkat 20% dari tahun 2019 yang sebelumnya sebesar Rp1,5 juta. Fakta ini menegaskan bahwa tanpa strategi finansial yang kuat, nilai warisan yang disiapkan hari ini berpotensi kehilangan daya belinya di masa depan.
“Sebagai pemimpin industri asuransi jiwa syariah, kami berkomitmen menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan jangka panjang keluarga Indonesia. PRUHeritage Syariah Essential Plan kami hadirkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan finansial keluarga sekaligus membantu menyiapkan warisan yang bernilai dan penuh keberkahan bagi generasi penerus,” terang Vivin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
