Terkini, Luwu Timur – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (PP IPMALUTIM), Haikun Candra S, mengapresiasi atas langkah cepat PT Vale Indonesia Tbk dalam menangani kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.
Menurut Haikun, respons cepat PT Vale yang menurunkan tim penanganan darurat dan menyatakan kesiapan bertanggung jawab memberi sinyal positif.
“Langkah cepat ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan awal perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu 23 Agustus 2025.
Meski begitu, Haikun menegaskan apresiasi tersebut harus diikuti dengan tindakan nyata di lapangan. IPMALUTIM menekankan agar PT Vale membuktikan komitmen melalui pemulihan lingkungan secara menyeluruh, pemberian ganti rugi yang adil kepada masyarakat terdampak, serta transparansi penuh mengenai penyebab kebocoran dan langkah pencegahan ke depan.
“Masyarakat Luwu Timur tidak boleh dirugikan untuk kedua kalinya. IPMALUTIM akan terus mengawal proses ini, memastikan PT Vale tidak cuma hadir ketika ada masalah, tetapi juga konsisten menjaga keamanan fasilitasnya agar insiden serupa tidak kembali mencederai hak hidup masyarakat,” tegas Haikun.
PT Vale Gercep Aktifkan Prosedur Darurat
- Kenali Bagian Penting Honda Rebel 1100 agar Tetap Prima di Jalan
- Aki Motor Berperan Vital, Perlu Perawatan Rutin Agar Tetap Optimal
- MIWF 2026 Resmi Dibuka, Walikota Appi Tegaskan Komitmen Bangun Ruang Budaya di Makassar
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
Menanggapi insiden tersebut, Direktur Hubungan External, PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa kerusakan pipa terjadi pada Sabtu (23/8) sekitar pukul 07.30 WITA di Desa Lioka, Towuti. Penyebab kerusakan masih dalam tahap investigasi.
“Prioritas utama kami adalah memastikan sumber kebocoran dapat tertangani dengan baik serta melakukan upaya mitigasi terhadap dampak masyarakat, sosial, dan lingkungan,” jelas Endra.
Saat ini PT Vale mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan mengerahkan Emergency Response Group (ERG) ke lokasi sejak pertama laporan diterima. Upaya awal meliputi pemasangan oil boom dan oil trap untuk mencegah penyebaran, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan. Perusahaan juga membentuk crisis management team agar proses pemulihan berjalan cepat dan menyeluruh.
“Kami memahami insiden ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat, pekerja, dan lingkungan. PT Vale berkomitmen menangani situasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga transparansi, serta berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait,” tambahnya.
PT Vale menegaskan komitmennya menjalankan operasional secara patuh, akuntabel, dan terbuka terhadap dialog dengan pemangku kepentingan demi mendukung keberlanjutan lingkungan dan keselamatan komunitas di sekitar wilayah operasinya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
